Masuk Tatanan Kehidupan Era Baru, Bali Safari Tawarkan Tarif Promo

 

Gianyar (Bisnis Bali.com)-
Bali Safari and Marine Park masuk dalam tatanan kehidupan era baru sesuai surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 Tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. General Manager Bali Safari and Marine Park, Thomas Colbert mengatakan mengawali tatanan era baru Bali Safari menawarkan tarif promo diskon 30 persen.

Perlu diketahui, Bali Safari sendiri ditutup sejak 23 Maret 2020 lalu, demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Beberapa waktu terakhir, Bali Safari telah melakukan berbagai persiapan dalam menerapkan protokol kesehatan “New Normal’ sesuai dengan aturan Pemerintah. Termasuk di dalamnya adalah penyediaan cairan pembersih tangan dan wastafel, mewajibkan pemakaian masker bagi pengunjung, pembatasan jumlah pengunjung (50 persen dari kapasitas maksimal), serta penerapan physical distancing (jaga jarak) antar pengunjung. Kesehatan dan kesejahteraan satwa juga menjadi prioritas utama Bali Safari and Marine Park dalam menjalankan fungsinya sebagai Lembaga Konservasi.
Untuk menyambut pembukaan kembali ini, Bali Safari and Marine Park menawarkan promo menarik Buy Now Visit Later dengan diskon sebesar 30 persen. Diskon tersebut berlaku pembelian tiket online melalui www.balisafarimarinepark.com hingga 31 Juli 2020 mendatang.
Penentuan tanggal berkunjung bebas sesuai keinginan hingga batas waktu 31 Desember 2021. Promo Buy Now Visit Later merupakan rangkaian kampanye #timetosafari, yang juga mensosialisasikan bagaimana penerapan protokol kesehatan di Bali Safari and Marine Park ke masyarakat umum. ” Jadi, saatnya #timetosafari dengan promo Buy Now Visit Later ,” ucap Thomas Colbert.
Bali Safari and Marine Park merupakan unit dari Taman Safari Indonesia (TSI) Group yang berdiri sejak tahun 2007. Berlokasi di Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Bali Safari Park dihuni oleh lebih dari 100 spesies satwa nan eskotik dan menawan. Bali Safari and Marine Park bukan sekadar tempat rekreasi keluarga, tapi juga lembaga konservasi yang fokus menyelamatkan satwa-satwa langka.*

BAGIKAN