Masa ’’New” Normal, BPR Dorong Masyarakat Gemar Menabung

Dalam masa new normal Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di DPK Perbarindo Gianyar kembali menggeliat edukasi literasi keuangan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Gianyar (bisnisbali.com)-Dalam masa new normal Covid-19, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di DPK Perbarindo Gianyar kembali menggeliat edukasi literasi keuangan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Ketua DPK Perbarindo Gianyar, Made Sarwa Kamis (25/6) mengatakan kegiatan edukasi dan literasi di masa penerapan tatanan new normal Covid-19 guna membangkitkan budaya gemar menabung.

Diungkapkannya, tahun sebelumnya kegiatan edukasi literasi keuangan dilakukan di sekolah-sekolah termasuk di pasar umum melibat masyarakat termasuk siswa sekolah.  Tahun ini dalam masa new normal Covid-19 kegiatan edukasi dilakukan pada masing-masing BPR mulai (22/6)-(26/6) tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Made Sarwa menjelaskan dalam edukasi masyarakat selaku nasabah BPR diarahkan kembali untuk menempatkan dananya di bank khususnya BPR. Dalam kondisi new normal masyarakat tidak perlu panik dan tetap mempercayakan penempatan dana di BPR.

Dipaparkannya, dana masyarakat yang ditempatkan di BPR dijamin pemerintah melalui lembaga penjamin simpanan (LPS). Bahkan bunga simpanan di BPR dijamin lebih tinggi oleh LPS dibandingkan jaminan bunga simpanan di bank umum.

Made Sarwa menambahkan dana masyarakat yang ditempatkan di BPR akan kembali disalurkan ke masyarakat melalui fungsi intermediasi. Kredit BPR disalurkan ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk membangkitkan ekonomi pasca penerapan tatanan new normal Covid-19.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Made Suarja menyampaikan BPR hadir tidak hanya mencari untung. Dalam kegiatan edukasi dan literasi keuangan di masing-masing BPR  juga diisi kegiatan peduli Covid-19.

Penyaluran program CSR dalam bentuk sembako untuk menyasar masyarakat dan nasabah BPR terdampak Covid-19. ” BPR mencanangkan 1000 sembako untuk peduli Covid-19,” ucapnya.

Made Suarja menambahkan untuk debitur  terdampak Covid -19, BPR membantu nasabah lewat restrukturisasi kredit dan relaksasi kredit sesuai ketentuan POJK. ” Jadi dalam setiap edukasi dan literasi keuangan BPR memastikan hadir dan membantu kesulitan masyarakat termasuk  di masa pandemi covid-19,” tambahnya.*kup

BAGIKAN