Masa Depan Perbankan Menyatu dalam Fitur ”Voice Smart Assistant”

Masa depan perbankan bukan lagi sekadar jasa simpan pinjam, transaksi pembayaran dan pemberian kredit-melainkan menyatu di dalam fitur voice smart assistant seperti Alexa, Google, dan Siri milik Apple, yang siaga 24 jam 7 hari untuk membayar, mengorder, bertransaksi atau menanyakan informasi.

Denpasar (bisnisbali.com) -Masa depan perbankan bukan lagi sekadar jasa simpan pinjam, transaksi pembayaran dan pemberian kredit-melainkan menyatu di dalam fitur voice smart assistant seperti Alexa, Google, dan Siri milik Apple, yang siaga 24 jam 7 hari untuk membayar, mengorder, bertransaksi atau menanyakan informasi.

Hal itu dikatakan Founder & CEO Digital Enterprise Indonesia Bari Arijono di Gedung BI Bali, Renon. Ia mengatakan, Banking 4.0 menelaah transformasi radikal yang sedang dan telah terjadi dalam industri perbankan dan menyimpulkannya.

“Seperti apa perbankan dalam 30 tahun ke depan?, 50 tahun ke depan? . Bank-bank harus merespons perubahan ini,” katanya.
Ia menyampaikan regulator kini mengkaji ulang friksi, perizinan, dan peraturan-peraturannya, perusahaan perusahaan rintisan (startup) di bidang Fintech sedang menata ulang bisnis perbankan.
Menurut Bari bank-bank didesak untuk mengembangkan keterampilan baru, fungsi baru dan kecakapan baru, yang berbeda dari yang sebelumnya mereka jalankan. Diakui, Banking 4.0 membahas mengenai apakah bank menyatu dengan dunia atau tidak. Industri perbankan sebagai industri jasa keuangan adalah industri yang tergolong dengan “Highly Regulated Industry”. Sebagaimana diketahui perubahan perilaku konsumen bank ke arah transaksi digital telah direspons industri perbankan dengan lebih banyak mengalokasikan anggaran teknologi informasinya untuk pengembangan aplikasi maupun upgrade aplikasi/platform.*dik

BAGIKAN