Masa Covid, Dana Bank Umum dan  BPR  mesti  ’’Lending’’ di Bali

Akibat kepanikan dalam masa pandemi Covid-19, terjadi pergeseran penempatan dana nasabah  dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) beraset kecil ke BPR dengan aset lebih besar atau dari BPR bergeser ke bank umum.

Denpasar (bisnisbali.com) –Akibat kepanikan dalam masa pandemi Covid-19, terjadi pergeseran penempatan dana nasabah  dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) beraset kecil ke BPR dengan aset lebih besar atau dari BPR bergeser ke bank umum. Pengamat ekonomi dan mantan Direktur Bank Indonesia, Drs. Viraguna Bagoes Oka, MBA., mengatakan saat pandemi  Covid-19 saatnya BPR dan bank umum beroperasi di Bali untuk optimal melakukan penyaluran kredit (lending) di Bali.

Diungkapkannya, selama ini bank umum yang beroperasi di Bali lebih banyak melakukan pengaetan dana pihak ketiga (DPK). Dana funding di Bali ini lebih banyak dibawa ke Jakarta atau di luar Bali. ’’Bank umum suka funding di Bali selanjutnya lending di luar Bali,” ucapnya.

Ia menjelaskan saat ini ada sekitar 16 bank umum. Hampir 40 persen dari bank umum ini melakukan funding di Bali. “Dana funding ini ditempatkan di Jakarta selanjutnya disalurkan dalam bentuk kredit (lending) di luar Bali,” ucapnya.

Dalam masa Covid-19 ini, bank umum yang beroperasi di Bali diharapkan lebih peduli dengan pertumbuhan ekonomi Bali. Ini bisa diwujudkan dengan bank umum yang funding di Bali bisa lebih optimal lending di Bali.

Menurutnya, BPR sudah fokus menggarap sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bali. BPR dalam fungsi intermediasi sudah melakukan funding di Bali selanjutnya lending di Bali. “Dengan fokus lending di Bali , BPR banyak berperan menggerakan ekonomi Bali,” ucapnya.

Viraguna Bagoes Oka menambahkan tinggal bank umum yang funding di Bali mesti berupaya menjaga likuiditas agar tetap optimal pascapandemi Covid-19. Ini dilakukan dengan cara menyeimbangkan antara pendanaan (funding) dengan penyaluran kredit (lending) di Bali sehingga bisa berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi Bali. *kup

BAGIKAN