Manfaatkan dengan Baik Hibah Pariwisata  

Bantuan dana hibah pariwisata dari Kementerian Keuangan RI kepada sektor pariwisata yang untuk Bali sendiri mendapatkan Rp 1,183 triliun, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah kabupaten/kota se-Bali.

Denpasar (bisnisbali.com) Bantuan dana hibah pariwisata dari Kementerian Keuangan RI kepada sektor pariwisata yang untuk Bali sendiri mendapatkan Rp 1,183 triliun, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah kabupaten/kota se-Bali. Terutama dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Bali, Senin (26/10) lalu. Ia menegaskan, hibah ke kabupaten/kota se-Bali akan dilaksanakan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku, guna menggeliatkan kembali daerah yang mengalami dampak Covid-19 secara ekonomi. “Ini hibah pariwisata dialokasikan melalui Kementerian Keuangan yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis oleh Kementerian Keuangan. Tentu kita akan berpedoman terhadap hal tersebut,” ujarnya.

Gubernur Koster berharap kepada pemerintah kabupaten dan kota agar betul-betul memanfaatkan fasilitas tersebut, dengan porsi 70 persen untuk tempat usaha dan 30 persen untuk pemerintah daerah yang terdampak Covid-19. “Kita ketahui bahwa pajak hotel dan restoran mengalami penurunan yang sangat drastis. Saya kira ini hal yang sangat baik di mana kementerian pariwisata dan keuangan merespons usulan kita dengan baik,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, daerah yang mendapatkan hibah pariwisata merupakan daerah tujuan pariwisata yang mengalami dampak gangguan keuangan dan penurunan pendapatan asli daerah (PAD), terutama yantg bersumber dari pajak hotel dan restoran (PHR) serta berdampak pada pelaku usaha pariwisata akibat pandemi Covid-19. Di Bali, kabupaten yang mendapatkan hibah dengan porsi terbanyak yaitu Badung dengan nominal mencapai Rp 948 miliar, disusul Gianyar Rp 135 miliar dan terbesar ketiga yaitu Denpasar sebesar Rp 52,9 miliar. *wid

BAGIKAN