Makin Meluas, Serangan Hama  Padi di Tabanan 

Tingkat serangan hama yang menyerang produksi petani padi di Kabupaten Tabanan makin meluas sekarang ini. Kondisi ini membuat petani gagal panen atau puso.

Tabanan (bisnisbali.com) –Tingkat serangan hama yang menyerang produksi petani padi di Kabupaten Tabanan makin meluas sekarang ini. Kondisi ini membuat petani gagal panen atau puso.

Koordinator  pengawas organisme pengganggu tanaman (POPT) Dinas Pertanian Tabanan, Ir. I Nengah Durmita, mengungkapkan, Januari 2020 hingga April tahun yang sama total sawah yang terdampak oleh serangan hama di Kabupaten Tabanan tercatat 441 hektar. Imbuhnya, serangan hama tersebut terjadi di hampir semua kecamatan dengan intensitas dan jenis serangan hama bervariasi.

“Serangan hama ini mengakibatkan padi dalam kondisi rusak ringan, sedang, berat dan puso,” tuturnya.

Paparnya, saat ini ada tiga jenis serangan hama yang menonjol terjadi pada tanaman padi, yakni penggerek batang, hama tikus yang sekaligus juga menyumbang sebagai penyebab kerusakan sawah terbanyak, kresek, dan blast dengan total sawah yang terdampak mencapai 441 hektar per April 2020.

Sawah yang terdampak tersebut rinciannya, sawah yang terkena dampak dari hama penggerek batang mencapai 43 hektar dengan intensitas serangan rusak ringan terjadi di Kecamatan Kerambitan, Tabanan dan Kecamatan Kediri. Lanjutnya, serangan hama tikus menyebabkan 396 hektar luas sawah rusak terjadi di Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Kediri, Baturiti, Penebel dan Pupuan. Selain itu, tambahnya, dari 396 hektar luasan sawah tersebut, tercatat 75 hektar di antaranya mengalami puso.

Lanjut, sawah di Tabanan yang terdampak serangan hama kresek mencapai 5 hektar dengan intensitas serangan ringan, terjadi di Kecamatan Tabanan dan Marga. Sementara untuk hama blast menyerang 22 hektar sawah, terjadi di Kecamatan Selemadeg Timur, dan Tabanan dengan intensitas rusak ringan dan rusak sedang.

Sementara itu, saat ini luas sawah di Tabanan mencapai 20.256 hektar, dengan target tanam 36.429 hektar pada 2020. Per Maret 2020 luas tanam yang sudah tercapai baru 10.869 hektar. *man

BAGIKAN