Made Ponda Wirawan, Geliatkan Ekonomi

DUKUNGAN untuk menuju era baru (new normal) juga datang dari tokoh masyarakat di Badung.

DUKUNGAN untuk menuju era baru (new normal) juga datang dari tokoh masyarakat di Badung. Jika sebelumnya diberikan oleh Ketua Komisi I DPRD Badung Wayan Regep, dukungan new normal kini datang dari  tokoh masyarakat di Abiansemal Made Ponda Wirawan.

Menurutnya, pandemi corona virus desease (covid-19) telah meluluhlantakkan sendi-sendi perekonomian Bali khususnya di Badung. Selain banyak yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan perumahan akibat banyak hotel maupun restoran tak beroperasi, hasil pertanian maupun kerajinan masyarakat pun banyak yang tak terserap. “Akibatnya, ekonomi masyarakat megap-megap,” ujar pengusaha yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

Saat ini, anggota Komisi I DPRD Badung ini melihat sudah saatnya Badung menuju new normal. Walau begitu, dia sepakat, protokol kesehatan masih tetap dijalankan untuk menangkal virus mematikan ini.

Sektor mana yang perlu dinewnormalkan terlebih dahulu? Menurut Ponda Wirawan, pasar tradisional dan pasar modern sudah layak masuk ke new normal. Pertimbangannya, pasar merupakan pusat transaksi. Walau begitu, pedagang dan pembeli tetap wajib menjalankan protokol kesehatan.

Untuk bisa menjalankan protokol kesehatan di pasar, dia memberikan alternatif, sebagian pedagang bisa menempati areal parkir pasar. Ini perlu dilakukan agar jarak antarpedagang bisa terjaga. Selain itu, pasaran juga diperbanyak. Jika misalnya hanya Rabu dan Minggu seperti di Pasar Beringkit, pasarannya bisa diperbanyak menjadi empat atau lima hari.

Selain pasar, sektor pariwisata pun sudah layak menuju new normal. New normal di sektor pariwisata bisa diawali dengan pembukaan objek wisata. Tahap pertama yang disasar adalah warga lokal Bali. Setelah itu, pasar wisata bisa menyasar wisatawan domestik yang tidak berasal dari zone merah. “Sekali lagi, protokol kesehatan harus tetap dijalankan di sektor pariwisata ini,” katanya.

Untuk wisman, katanya, masih perlu ada komunikasi antarnegara. Bahwa untuk bisa masuk ke Bali, wisatawan perlu memenuhi sejumlah persyaratan misalnya bebas covid dengan bukti hasil swab test. “Jangan sampai mereka sudah di Bali, baru tahu ada syarat seperti itu,” ungkapnya. *sar

BAGIKAN