Made Gede Wisnu Wijaya,  Persiapan Pembukaan Pariwisata

SEBAGAI kawasan pariwisata dunia, Ubud dicanangkan sebagai zona hijau Covid-19.

SEBAGAI kawasan pariwisata dunia, Ubud dicanangkan sebagai zona hijau Covid-19. Untuk persiapan dibuka bagi pasar mancanegara, Pemerintah Kabupaten  Gianyar sudah menyusun Timeline Re-opening Hijau Ubud yang dipaparkan kepada pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya mengungkapkan, Timeline Re-opening Hijau Ubud dibagi dalam tiga tahapan. Tahap pertama pada Maret-Juni 2021 dilakukan vaksinasi penduduk dan pekerja wisata serta menyiapkan aplikasi tracing dan uji coba aplikasi tracing. Cakupan vaksinasi Maret-Juni 2021 mencapai 100 persen. Tracing tidak boleh lebih dari 20 kasus Covid-19. “Ini termasuk Sertifikat CHSE untuk 70 persen di sektor pariwisata,” ucapnya.

Timeline Re-opening Hijau Ubud tahap kedua pada Juli-Desember 2021. Juli-September mencakup pengawasan prokes masyarakat lokal keluar masuk zona hijau dan pengawasan prokes wisatawan domestik masuk zona hijau. “Oktober-Desember penilaian oleh evaluator eksternal untuk persiapan pembukaan wisatawan asing,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Timeline Re-opening Hijau Ubud tahap III pada Januari-April 2022. Januari-Maret merupakan uji coba pembukaan Bali untuk wisatawan asing. Pembukaan Bali ini dikoordinasikan dengan travel agen internasional. “April 2022 merupakan pembukaan resmi zona hijau Ubud dan Nusa Dua untuk wisatawan asing,” tambahnya. *kup

BAGIKAN