Logo “I Do Care” Tunjukkan Objek Wisata Aman Dikunjungi

Penerapan program Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) memperkuat daya tarik wisata di Gianyar sehingga semakin aman dan nyaman dikunjungi masyarakat dan wisatawan.

PERKUAT - Penerapan program CHSE memperkuat daya tarik wisata Gianyar sehingga semakin aman dan nyaman dikunjungi masyarakat dan wisatawan.

Gianyar (bisnisbali.com) – Penerapan program Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) memperkuat daya tarik wisata di Gianyar sehingga semakin aman dan nyaman dikunjungi masyarakat dan wisatawan. Sesuai program Kementerian Pariwisata RI, pelaku usaha hotel, restoran dan pengelola objek wisata yang sudah mendapatkan sertifikat CHSE berhak menempatkan logo “I Do Care” di tempat usahanya.

GM Taman Nusa, Nyoman Murjana mengungkapkan hal itu, di Gianyar, Minggu (29/11) kemarin. Menurutnya, audit CHSE dilakukan lembaga sertifikasi yang ditunjuk Kemenpar di Bali. Sucofindo, Tuv dan MAL di antaranya melakukan audit penerapan CHSE di Taman Nusa. Tujuan dilaksanakannya sertifikasi CHSE adalah untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat domestik dan internasional. Mereka bisa berwisata di Bali dan di Gianyar khususnya dengan aman, nyaman dan sehat.

Dipaparkannya, sertifikat CHSE sebagai dampak pandemi Covis-19. Masyarakat dan wisatawan memerlukan jaminan bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi dimensi kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan. Untuk menjamin produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi dimensi ini, perlu disusun standar dan sertifikasi CHSE sektor pariwisata.

Sertifikat CHSE memberikan kepastian hukum atas pelaksanaan standar dan sertifikasi kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan sektor pariwisata dalam masa penanganan pandemi virus Corona. “Diperlukan pengaturan tentang standar dan sertifikasi dalam masa penanganan pandemi,” ucapnya.
Murjana menegaskan, sertifikasi CHSE merupakan proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata dan produk pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan sesuai protokol kesehatan dan panduan yang ada dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Ditambahkannya, sertifikat CHSE dan logo I Do Care atau Indonesian Care dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai implementasi CHSE yang ketat dan konsisten. Ini akan memberikan kepercayaan dan keyakinan wisatawan untuk kembali berwisata ke Bali.
Sebelumnya, Bupati Gianyar Made Mahayastra menyampaikan, penerapan standar CHSE industri pariwisata di Gianyar khususnya dapat memenuhi tuntutan konsumen. Ketika kegiatan kepariwisata di Bali dibuka kembali untuk wisatawan mancanegara (wisman), akomodasi dan daya tarik wisata di Gianyar sudah menerapkan standar CHSE. Pelaku usaha hotel, restoran dan pengelola objek wisata yang sudah mendapatkan sertifikat CHSE berhak menempatkan logo I Do Care di tempat usahanya.

Logo tersebut menjadi media promosi dan peningkatan daya saing serta penanda bagi konsumen bahwa usaha hotel, restoran dan objek wisata sudah menerakan standar CHSE. “Hotel tempat menginap dan objek wisata yang dikunjungi wisatawan sudah menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah,” jelas Mahayastra. *kup

BAGIKAN