Listibiya Diminta Komit Lestarikan Seni Budaya

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka kegiatan Mahasabha Listibiya Kabupaten Klungkung bertempat di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, baru-baru ini

MAHASABHA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka Mahasabha Listibiya Kabupaten Klungkung di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung.

Semarapura (Bisnis Bali) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta membuka kegiatan Mahasabha Listibiya Kabupaten Klungkung bertempat di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, baru-baru ini.

Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klungkung, I Komang Sukarya, S.Sn. menyatakan, Mahasabha Listibiya Kabupaten Klungkung ini bertujuan untuk pemilihan pengurus baru Majelis Pertimbangan dan Pembina Kebudayaan (Listibiya) Kabupaten Klungkung Masa Bakti 2019-2024 serta mengapresiasi kinerja pengurus Listibiya yang sejak dibentuk pada 2014 sudah banyak membantu Pemkab Klungkung di bidang seni dan budaya.

“Kami berharap Kepengurusan Listibiya Masa Bhakti 2019-2024 dapat bekerjasama dengan Pemkab Klungkung dalam hal melestarikan seni dan budaya di Kabupaten Klungkung seperti pengurus masa bakti 2014-2019,” kata Sukarya.

Ketua Listibiya Klungkung Masa Bhakti 2014-2019, I Dewa Gede Alit Saputra menyatakan, Listibiya Klungkung termasuk aktif dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan  pelestarian seni dan budaya, diantaranya dengan menggelar Workshop Telek Jumpai dan kegiatan lainnya.

Suwirta mengharapkan Ketua Pengurus Listibiya yang terpilih tidak berasal dari kalangan PNS dan pengurus partai agar Listibiya dapat fokus dalam melestarikan kebudayaan dan kesenian yang ada di Kabupaten Klungkung. “Di periode saya yang kedua ini, saya akan pantau dan kawal perkembangan Listibiya dan semua organisasi yang ada di Kabupaten Klungkung,” ujar Suwirta.

Ia mengharapkan kepada pengurus maupun anggota Listibiya yang baru agar memiliki komitmen yang kuat dalam melestarikan kebudayaan dan kesenian khususnya di Kabupaten Klungkung. Ia juga mengingatkan para seniman Klungkung untuk selalu saling mengisi dan mempererat hubungan kekeluargaan antar seniman.

“Pengurus yang baru saya minta pada Februari 2020 agar proposal kegiatan sudah masuk semua, dengan ketentuan semua seksi yang ada di Listibiya harus membuat kegiatan pada tahun 2021. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah jenis pemasaran dengan tujuan mencari bibit/generasi penerus yang nantinya diharapkan melalui bibit tersebut dapat melanjutkan tongkat estafet dalam melestarikan budaya dan kesenian di Kabupaten Klungkung dan kegiatan tersebut harus memiliki output yang jelas,” ungkapnya.

Suwirta juga menyarankan agar ke depan Listibiya mengadakan rapat setiap tiga bulan dengan mengajak masyarakat agar memudahkan masyarakat dalam memberikan masukan terkait kebudayaan dan kesenian di Bali khususnya Kabupaten Klungkung. *dar

BAGIKAN