Lima Kali Berturut-turut, Klungkung Dinobatkan sebagai Kabupaten Peduli HAM

Sejak tahun 2014, Kabupaten Klungkung, sebanyak lima kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari pemerintah pusat

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, didampingi Ny. Ayu Suwirta usai menerima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM.

Semarapura (bisnisbali.com) – Sejak tahun 2014, Kabupaten Klungkung, sebanyak lima kali berturut-turut meraih penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) dari pemerintah pusat. Penghargaan kali ini diserahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, yang diwakili, Dirjen HAM,  Mualimin Abdi  kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung yang diterima langsung, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12).

Untuk menjadi Kabupaten/Kota Peduli HAM, terdapat tujuh hak dasar yang menjadi fokus penilaian. Diantaranya hak di bidang kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan, serta hak atas lingkungan yang berkelanjutan. Tahun ini Kabupaten Klungkung meraih nilai 88,53 dengan predikat peduli.

Bupati Suwirta,  yang didampingi Ny. Ayu Suwirta dan Kabag Hukum Ni Made Sulistyawati, S.H., menyampaikan rasa syukur karena berkat kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasar, penghargaan ini dapat diraih kembali.  Seperti pemenuhan hak di bidang pendidikan yakni melalui program 1 Desa 1 TK Negeri dan beasiswa untuk KK miskin. Lalu di bidang kesehatan, Pemkab Klungkung mampu memenuhi UHC dengan BPJS Kesehatan yang didanai pemkab serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD maupun puskesmas. Di bidang sosial, Pemkab Klungkung berupaya menemukan para disabilitas supaya mendapatkan hak-hak dasar melalui program Bedah Desa, serta program program lainnya.

Di balik semua penghargaan yang telah diraih, Bupati Suwirta,  juga mengakui, masih ada warga yang belum mendapatkan hak dasarnya. Namun pihaknya mengaku sudah bekerja untuk mengarah ke pemenuhan tersebut. “Penghargaan ini merupakan pengakuan dari pemerintah pusat atas keseriusan dalam pemenuhan hak masyarakat Klungkung. Dengan piagam ini maka Klungkung akan mudah dibantu oleh pemerintah pusat melalui Dana Insentif Daerah (DID),” kata Bupati Suwirta.

Acara pemberian penghargaan ini merupakan rangkaian memperingati Hari HAM Sedunia ke-71 tahun 2019 yang jatuh setiap tanggal 10 Desember. Di Indonesia, peringatan dipusatkan di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.

Acara tersebut juga dihadiri Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly serta Gubernur Jawa Barat   M. Ridwan Kamil. Selain itu, turut hadir sejumlah gubernur, wali kota dan bupati se-Indonesia. •adv

BAGIKAN