Libur Panjang Geliatkan Objek Wisata

Libur panjang atau long weekend  pada akhir Oktober berdampak pada peningkatan kedatangan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali.

BALI SAFARI - Pengunjung ke Bali Safari Park saat liburan panjang akhir Oktober 2020.

Gianyar (bisnisbali.com) –  Libur panjang atau long weekend  pada akhir Oktober berdampak pada peningkatan kedatangan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali. Akan tetapi kedatangan wisdom ke Pulau Dewata belum belum mampu menembus 50 persen kapasitas objek wisata.

Menurut Marketing Manager Bali Safari Park, Inneke,  pengunjung hanya mencapai 500 orang.  Pada Sabtu dan Minggu, kunjungan rata-rata sekitar 250 orang. ‘’Jumlah pengunjung masih sangat minim. Belum mampu menembus 50 persen kapasitas objek wisata. Namun, kedatangan 500 pengunjung cukup menggeliatkan operasional objek wisata,” ucapnya, Minggu (1/11) kemarin.

Dikatakannya, untuk menarik kunjungan, pengelola objek wisata telah menawarkan tarif diskon. Hanya, tarif diskon belum optimal memulihkan kunjungan wisdom dan wisatawan mancanegara (wisman) karena dunia secara global masih menghadapi pandemi Covid-19.

Inneke menyampaikan, sebelum pandemi Covid-19 jumlah kunjungan wisatawan dan pengunjung lokal bisa mencapai 3.000 pengunjung per hari. Kunjungan masih didominasi wisatawan mancanegara.  Saat long weekend akhir Oktober 2020 ini, kunjungan didominasi wisdom dan masyarakat lokal. Mereka melihat keunikan berbagai satwa di Indonesia dan satwa dari luar Tanah Air. Selain pentas satwa, pengunjung disungguhkan pertunjukan khusus seperti senam dan tari.  ‘’Para pengunjung selalu diingatkan mematuhi protokol kesehatan, di samping mencuci  tangan, memakai masker dan menjaga jarak,’’ jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar A.A. Gde Putrawan selalu mengingatkan pengelola DTW yang dikelola swasta dan pemerintah daerah yang sudah mengantongi sertifikat protokol tatanan era baru untuk menerakan protokol kesehatan Covid-19. Hasil pantauan Diparda Gianyar, DTW yang telah mengantongi sertifikat mematuhi penerapan protokol kesehatan secara benar. “Kedatangan wisdom dalam liburan panjang akhir Oktober ini membuat usaha pariwisata khususnya objek wisata  bergeliat,” ujarnya. *kup

BAGIKAN