Denpasar (bisnisbali.com) – Pengajuan klaim melalui layanan tanpa kontak fisik (lapak asik) yang terdiri dari kanal online, offline, dan kolektif mendapatkan respon positif dari para peserta. Dari ketiga kanal yang disediakan tersebut, online menjadi sarana yang paling banyak digunakan oleh peserta yaitu 80% dari total pengajuan yang dilakukan.

“Sebab dengan menggunakan lapak asik online peserta dapat melakukan proses klaim tanpa harus datang ke kantor cabang. Selanjutnya peserta cukup menunggu proses konfirmasi yang akan dilakukan oleh petugas BPJamsostek melalui panggilan telepon atau video,” kata Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek Irvansyah Utoh Banja.

Menurutnya lapak asik online menjadi kanal terfavorit dan yang paling kami rekomendasikan, sebab prosesnya lebih mudah dan peserta dapat melakukan klaim dari rumah sehingga lebih aman dari potensi terpapar Covid-19. Terutama saat pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia hingga saat ini memicu lonjakan jumlah pekerja yang mengalami PHK. Hal ini secara tidak langsung juga berpengaruh pada meningkatnya klaim Jaminan Hari Tua (JHT) yang dibayarkan oleh BPJamsostek. Terhitung hingga 15 Juli 2020, jumlah pengajuan klaim JHT telah mencapai angka 1,33 juta kasus dengan nominal mencapai Rp16,47 triliun.

Utoh mengimbau kepada peserta yang ingin melakukan klaim online, dapat memilih lokasi kantor cabang mana saja yang tersedia, sebab seluruh proses dan data yang dimiliki oleh BPJAMSOSTEK telah terkoneksi secara online. Meski demikian, peserta tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku untuk menghindari pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen ini untuk melakukan tindakan fraud dan menyalahi hukum dan ketentuan yang berlaku.

Diterangkannya prosedur pengajuan klaim JHT menggunakan lapak asik online memiliki mekanisme dan tahapan yang cukup sederhana namun tetap mengedepankan keamanan melalui konfirmasi validitas data peserta. Tahapan pengajuan klaimnya di antaranya registrasi melalui Aplikasi BPJSTKU atau situs antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Selanjutnya pilih tanggal, waktu pengajuan, dan kantor cabang yang masih tersedia.
Scan atau pindai semua dokumen yang dipersyaratkan, termasuk formulir klaim JHT yang sudah terisi lengkap, lalu kirimkan dokumen tersebut melalui email kantor cabang tujuan yang dipilih. Kemudian kirimkan dokumen yang sudah dipindai melalui link yang diterima pada email yang telah di daftarkan paling lambat H-1 sebelum tanggal pengajuan.
Tidak lupa pastikan email dan nomor HP yang didaftarkan terhubungan dengan whatsapp, dan selalu aktif selama proses pengajuan klaim, karena informasi dan konfirmasi akan dilakukan oleh petugas BPJamsostek melalui panggilan video (video call). Termasuk, siapkan seluruh dokumen asli yang harus ditunjukkan saat dihubungi melalui panggilan video.

“Jika dokumen dinyatakan lengkap, akan diproses lebih lanjut dan klaim JHT akan ditransfer ke rekening bank milik peserta,” paparnya.

Pihaknya mengingatkan hal-hal yang harus diperhatikan antara lain memastikan kelengkapan dokumen yang disyaratkan, tenggat waktu pengiriman dokumen, dan keberadaan peserta saat dihubungi melalui panggilan video. Ketersediaan dokumen asli saat proses verifikasi juga harus dipastikan agar proses pengajuan klaim JHT berjalan dengan lancar.
Informasi lebih lanjut terkait pelayanan BPJAMSOSTEK atau terkait Protokol Lapak Asik, peserta dapat menghubungi Layanan Masyarakat 175, atau melalui situs resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id dan akun resmi BPJAMSOSTEK di Facebook BPJS Ketenagakerjaan atau Twitter @bpjstkinfo atau akun Youtube BPJS Ketenagakerjaan youtube bit.ly/LAPAKASIK.

Sementara itu Deputi Direktur BPJamsostek wilayah Banuspa, Deny Yusyulian menyampaikan dalam melayani para pekerja selama pandemi COVID-19, BPJamsostek membuka 3 kanal layanan.
“Layanan Lapak Asik ini melalui online. Mereka (peserta) tidak perlu datang, mereka hanya tinggal masuk ke antrean online BPJSKetenagakerjaan.co.id. Mereka submit dokumen, nanti tinggal dapat jatah kapan akan diwawancara atau dilakukan video conference melalui handphonenya,” jelas Deny.
Kanal layanan kedua yaitu melalui Lapak Asik offline. Lapak Asik offline ini menganut layanan langsung di seluruh kantor cabang. Walaupun layanan langsung, Lapak Asik offline ini tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. *

BAGIKAN