Lebih Banyak Gandeng UMKM, Denfest Digelar Secara Virtual

Di tengah pandemi Covid-19 ajang Denpasar Festival (Denfest) digelar secara virtual.

Denpasar (bisnisbali.com)-Di tengah pandemi Covid-19 ajang Denpasar Festival (Denfest) digelar secara virtual. Dengan pemanfaatan platform khusus dan keberadaan marketpalce di dalamnya, pelaksanaan Denfest tahun ini menggandeng lebih banyak UMKM.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana, Jumat (2/10) mengatakan dalam keterbatasan yang terjadi terutama untuk menghindari kerumunan, pelaksanaan Denfest ke-13 digelar secara virtual. Mulai dari pasar digital, live performing termasuk lomba-lomba tetap ada dalam helatan tahunan ini.
Terkait dengan pasar digital yang didukung oleh marketplace Hendar mengatakan, memberikan kesempatan bagi UMKM sebanyak-banyaknya untuk ikut menjadi peserta dengan mendaftarkan diri pada link yang telah disebarkan. UMKM yang sudah mendaftar dikatakannya akan dibantu dalam promosi dan pemasaran. “Termasuk dalam jangka panjang juga akan dibantu kemasan serta perijinan. Mungkin tahun berikutnya,” ujar Hendar.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam pelaksanaan Denfest tahun ini, pihaknya lebih kepada membantu UMKM serta musisi, termasuk seniman untuk bergerak, terlebih bagi yang terdampak Covid-19. “Kami persilahkan untuk semua UMKM ikut serta, baik yang baru mulai berusaha ataupun sudah lama berusaha termasuk yang belum punya tempat usaha pun kami wadahi dalam Denfest yang digelar secara virtual ini,” ujarnya.
Dalam upaya mempromosikan produk UMKM, Hendar mengatakan akan melibatkan influenzer. Disamping itu dengan konsep gotong royong dalam marketplace ini nantinya akan memberikan poin yang dapat ditukarkan dengan rupiah bagi setiap orang yang mau membagikan informasi produk, sehingga produk UMKM kian dikenal secara lebih luas. “Jadi, nantinya setiap orang yang nge-share (membagikan) link produk UMKM dan ada yang belanja, orang yang share link tersebut akan mendapatkan point yang bisa ditukarkan. Jadi disini sistem kita adalah gotong royong” terangnya.
Denfest yang digelar secara virtual ini akan berlangsung selama tiga bulan kedepan dengan harapan mampu menggairahkan baik pelaku UMKM, seniman serta musisi. *wid

BAGIKAN