Lantik 97 Perbekel, Bupati Eka Tegaskan Politik adalah Pengabdian

Sebanyak 97 Perbekel terpilih hasil pilkel serentak di Kabupaten Tabanan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, di Gedung Kesenian, I Ketut Maria Tabanan, Selasa (24/12).

Tabanan (bisnisbali.com) – Sebanyak 97 Perbekel terpilih hasil pilkel serentak di Kabupaten Tabanan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, di Gedung Kesenian, I Ketut Maria Tabanan, Selasa (24/12). Saat itu juga dirangkaikan dengan serah terima jabatan 97 Pj. Perbekel yang menjabat di masing-masing wilayah pemilihan.

Turut hadir saat itu Wakil Bupati Tabanan, I  Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Dirga, Forkopimda Tabanan, diantaranya Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto dan Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo. Nampak juga Sekda Tabanan, I Gede Susila, Para Asisten dan Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, para Istri perbekel serta para istri Pj. Perbekel.

Pada kesempatan itu, Bupati Eka mengucap syukur karena telah melantik dan mengambil sumpah jabatan puluhan putra terbaik Tabanan. “Hari ini hal yang ditunggu-tunggu telah dilantik secara resmi dan sah sebagai perbekel di masing-masing wilayah pemilihan. Tepuk tangan dan selamat,” ucapnya.

Bupati Eka, merasa sangat bangga karena telah berhasil melewati pilkel serentak ini dengan penuh komitmen dan niat yang baik untuk meraih tidak hanya suara saja tapi juga meraih kepercayaan. Ia pun menekankan bahwa politik adalah pengabdian, menjadi perbekel adalah pengabdian bukan suatu pekerjaan.

“Karena yang namanya politik itu adalah pengabdian. Pemerintahan ini dibentuk dari politik. Politik itu apa? Politik itu kepentingan, yakni kepentingan bersama. Oleh karena itu, semua perbekel membawa amanah kepentingan bersama, yaitu masyarakat pemilihnya,” imbuhnya.

Bupati Eka melanjutkan, sebagai seorang perbekel harus selalu berpikir positif karena akan membawa arah dan wajah desa ke depannya. Pengadian ini dijelaskannya harus dinikmati, diperjuangkan dan dipertanggungjawabkan. Dan apa yang menjadi tujuan dan keinginan masyarakat menuju ke arah yang lebih baik lagi harus diperjuangkan.

“Jadi selamat, semangat, tetap berpikir positif.  banyak bersyukur dan banyak berdoa serta berbuat yang terbaik. Jangan menjadi perbekel yang biasa-biasa saja. Jadilah perbekel yang penuh pengabdian, dikenang oleh rakyatnya dan didukung oleh rakyatnya. Atas semua itu, dengan tidak sengaja anda telah menambah karma baik,” tukasnya.

Dan kepada para Pj Perbekel, Bupati Eka, menucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini. “Yang namanya pengabdian tidak harus di kantor atau di perbekel ataupun politik. Yang namanya pengabdian bisa dimana saja kita lakukan, sepanjang ada niat, mau mencoba dan punya cita-cita yang tinggi pasti berhasil,” ucapnya.

Sementara salah satu perbekel terpilih, yakni, I Ketut Sujana yang terpilih menjadi Perbekel Desa Serampingan, mengatakan akan mengabdikan diri untuk masyarakat. “Karena kami tekad dari zaman dulu sudah mengabdikan diri pada rakyat pada masyarakat, maka pengalaman di DPMD Kabupaten Tabanan kita akan aplikasikan langsung pada pengabdian di desa 6 tahun ke depan,” ucap pensiunan ASN di DPMD Kabupaten Tabanan itu.

Dirinya mengaku, akan selalu melakukan sinergi dengan pemerintah. Karena menurutnya tanpa sinergitas dengan pemerintah kabupaten tentu pemerintahan desa yang dijalaninya akan mengalami hambatan. “Oleh karenanya kita harus nge-turn, kita di desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pusat harus menyatu dan bersinergi,” imbuhnya.*man

BAGIKAN