Langkah ”Lock Down” Dinilai kurang Tepat  

Kebijakan lock down dinilai kurang tepat untuk sektor pariwisata Bali.

Denpasar (bisnisbali.com)-Kebijakan lock down dinilai kurang tepat untuk sektor pariwisata Bali. Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana  mengatakan, pelaku sektor pariwisata Bali diharapkan tetap mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah terkait penanganan wabah corona.

Diungkapkannya, langkah lock down untuk antisipasi corona di Bali dinilai kurang tepat. Ini di tengah upaya pariwisata Bali membuktikan Bali aman dari virus corona.

Ia menjelaskan, ada langkah yang paling simpel antisipasi corona. Masyarakat Bali mesti mengikuti anjuran Presiden Jokowi. Ini meliputi masyarakat mesti menjauhi kerumunan, kerja, belajar dan ibadah di rumah.

Masyarakat meminimalisir bersentuhan dan berdekatan dengan orang lain. Usahakan berjemur matahari di teras rumah.

Pria yang akrab disapa Gus Agung ini menyampaikan, anjuran presiden pastikan sirkulasi udara di rumah atau di fasilitas pariwisata baik sehingga terhindar dari ruangan lembab. Tunda kegiatan masal seperti arisan, reuni, dan sebagainya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa. Menurutnya, masyarakat dan pelaku pariwisata agar patuhi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 7194 Tahun 2020. Surat edaran ini mencakup tentang panduan tindak lanjut terkait pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19)di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. *kup

BAGIKAN