Lakukan 3M dan Hindari 3R

MENINGKATNYA  intensitas penyebaran Covid-19 belakangan ini menjadi perhatian serius semua pihak. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

MENINGKATNYA  intensitas penyebaran Covid-19 belakangan ini menjadi perhatian serius semua pihak. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“GTPP Covid-19 Kota Denpasar mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan atau menerapkan 3M, dan menghindari atau tidak melaksanakan 3R,” ujar Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Sabtu (3/10) lalu.

Lebih lanjut dijelaskan, 3M yang dimaksud terdiri atas wajib memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu juga penting dilaksanakan protokol kesehatan lainya semisal menggunakan hand sanitizer dan melaksanakan sterilisasi ruangan secara rutin. Sedangkan yang menjadi pantangan yakni 3R yang terdiri atas hindari rapat ruangan sempit, ramai-ramai, dan rumpi-rumpi.

“Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan merupakan standar protokol kesehatan yang wajib diterapkan di masa Covid-19 saat ini. Dan ini tentu diperlukan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan pencegahan. Namun untuk pantangan, GTPP mengajak masyarakat untuk menghindari ruangan sempit dan ramai-ramai yang sulit menerapkan jaga jarak, serta rumpi-rumpi atau ngobrol ngobrol yang tidak penting yang bisa menimbulkan droplet. Ini yang harus kita hindari,” imbuhnya

Dewa Rai menjelaskan, langkah kecil ini tentu memiliki pengaruh yang sangat besar dalam mendukung pencegahan Covid-19 sehingga dapat tetap produktif, sehat, beruntung dan selamat.

“Jadi kami mengajak masyarakat untuk melaksanakan 3M dan menghindari 3R di atas untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19. Di mana masyarakat memiliki peranan penting dalam melaksanakan pencegahan berkelanjutan. Mari lakukan langkah kecil untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu kesehatan masyarakat dan pulihnya perekonomian masyarakat,” ajaknya. *wid

BAGIKAN