Kunjungan Wisatawan Terjun Bebas  

Jumlah kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) atau objek wisata di Kabupaten Tabanan terjun bebas setelah sempat mengalami lonjakan akibat momen libur panjang akhir Oktober lalu.

WISATAWAN - Wisatawan menikmati panorama DTW Ulun Danu Beratan.

Tabanan (bisnisbali.com) –Jumlah kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) atau objek wisata di Kabupaten Tabanan terjun bebas setelah sempat mengalami lonjakan akibat momen libur panjang akhir Oktober lalu. Sebelumnya, pada momen libur panjang, kunjungan ke DTW ini didominasi oleh wisatawan domestik yang menggunakan kendaraan pribadi hingga bus.

Manajemen Operasional DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika, Selasa (3/11) kemarin, mengungkapkan, pada momen libur panjang lalu angka kunjungan wisatawan ke DTW Ulun Danu Beratan mengalami lonjakan. Rata-rata kunjungan mencapai 500 orang sampai 700 orang per hari, bahkan sempat naik mencapai 1.000 orang per hari. Padahal di hari biasa saat pandemi, kunjungan hanya 100 sampai 150 orang per hari.

Namun kini atau pascalibur panjang, angka kunjungan wisatawan turun drastis. Bahkan pada Senin (2/11) lalu, angka kunjungan wisatawan hanya mencapai 75 orang per hari. “Pascalibur panjang angka kunjungan terjun bebas, bahkan berada di bawah posisi angka normal yang rata-rata mengantongi 190 orang selama Oktober,” tuturnya.

Menurut Mustika, penurunan angka kunjungan wisatawan ini selain disebabkan oleh telah berakhirnya libur panjang, juga disumbang oleh tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini. Bulan ini kemungkinan angka kunjungan wisatawan ke objek wisata yang menawarkan keindahan danau ini akan tidak banyak bergeser dari kisaran saat ini. Terkecuali nanti pada Desember yang diwarnai dengan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) di mana disertai libur panjang, berpotensi kembali akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke DTW Ulun Danu Beratan.

“Meski begitu, kami terus berupaya untuk mendongkrak angka kunjungan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan menyediakan daya tarik baru berupa coffee shop di pinggir danau,” ujarnya.

Hal sama juga diungkapkan Manajer Operasional DTW Tanah Lot, Ketut Toya Adnyana. Kata dia, pascalibur panjang angka kunjungan wisatawan domestik yang sempat melonjak kini telah kembali ke posisi semula. Di awal libur panjang atau pada Rabu (28/10) lalu, posisi kunjungan naik ke angka 1.248 orang per hari, lanjut hari kedua angka kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot kembali naik menjadi 2.026 orang, hari ketiga libur panjang tren lonjakan masih terjadi ke posisi 2.125 orang per hari, dan pada Sabtu (31/1) angka kunjungan mencapai 2.145 orang per hari.

Sementara, pada Minggu (1/11) lalu, angka kunjungan wisatawan mengalami penurunan ke posisi 1.741 orang per hari. “Hanya saat libur panjang saja terjadi lonjakan, setelah itu angka kunjungan kembali turun,” tandasnya. *man

BAGIKAN