Kunjungan ke DTW Jatiluwih Dekati Normal

Pascadibuka, kunjungan wisatawan khususnya lokal ke daya tarik wisata (DTW) Jatiluwih mendekati normal (sebelum dampak covid-19).

BERLIBUR - Wisatawan yang sedang berlibur ke Jatiluwih.

Tabanan (bisnisbali.com) –Pascadibuka, kunjungan wisatawan khususnya lokal ke daya tarik wisata (DTW) Jatiluwih mendekati normal (sebelum dampak covid-19). Itu tercermin dari rata-rata kunjungan bisa mencapai 70-90 orang untuk Senin-Jumat, dan meningkat menjadi 700-1.000 orang per hari pada Sabtu dan Minggu.

“Kondisi ini bisa dibilang sama seperti kondisi normal sebelum covid-19. Rata-rata angka kunjungan di kisaran tersebut untuk wisatawan domestik atau lokal,” tutur Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa, Selasa (28/7).

Dikatakan, pascadibuka untuk tingkat kunjungan ke Jatiluwih memang didominasi oleh wisatawan domestik atau lokal. Untuk kunjungan dari wisatawan mancanegara (wisman) yang sebelumnya selalu mendominasi atau bisa mencapai 80-90 persen per hari, saat ini karena memang Bali belum menerima kunjungan wisman di tengah pandemi covid-19. Imbuhnya, saat ini wisman yang datang ke Jatiluwih hanyalah wistawan yang sudah lama menetap di Bali.

Jelas Sutirtayasa, meski kunjungan wisatawan domestik ini mendekati normal, kondisi tersebut belum bisa diprediksi akan tetap stabil. Katanya, saat ini tingkat kunjungan wisatawan ke objek ini tidak bisa diprediksi, seperti sebelumnya. Sebab, ada banyak objek atau DTW yang juga sudah buka sekarang ini. Di sisi lain pangsa pasarnya hanya itu-itu saja seiring dengan masih terbatasnya Bali menerima kunjungan wisatawan.

“Itu pula yang menjadi pertimbangan untuk tidak berani menetapkan target kunjungan hingga akhir tahun nanti, meski objek sudah mulai buka,” ujarnya.

Sementara itu, kendati kunjungan mendekati normal, pihaknya memastikan setiap wisatawan yang datang ke DTW Jatiluwih sudah menerapkan protokol kesehatan covid-19. Upaya pengawasan tersebut dilakukan melalui tim satgas yang dibentuk oleh desa adat dan desa, sedangkan untuk di kawasan objek ada penjagaan bersama melibatkan juga TNI dan Polri.

“Kami pastikan jika ada wisatawan yang datang ke DTW Jatiluwih tidak mematuhi protokol kesehatan covid-19, kami arahkan untuk putar balik,” tegasnya. *man

BAGIKAN