Koperasi Mesti Tingkatkan Kepercayaan Anggota

Pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa bagi perekonomian khususnya di Bali yang sangat bergantung pada pariwisata.

Denpasar (bisnisbali.com) –Pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa bagi perekonomian khususnya di Bali yang sangat bergantung pada pariwisata. Tidak terkecuali buat lembaga keuangan seperti koperasi, sehingga untuk mampu bertahan diharapkan terus menanamkan kepercayaan kepada anggota.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM Kota Denpasar Made Erwin Suryadharma Sena saat ditemui belum lama ini. Dia mengakui semua sektor terkena dampak pandemi Covid-19. “Kami selalu mewanti-wanti pengelola koperasi agar tetap melakukan pendekatan kepada anggota, karena kekuatan koperasi ada pada anggotanya,” ujarnya.

Caranya, lanjut Erwin, koperasi memberikan informasi yang sedetil dan seluas-luasnya kepada para anggota tentang keadaan koperasi. “Meyakinkan kepada anggota bahwa ini kejadian seluruh dunia dan tidak perlu panik karena koperasi masih sangat aman,” jelasnya seraya menambahkan,  kepercayaan anggota menjadi hal yang sangat penting dalam kelangsungan koperasi, sehingga pendekatan dan memberikan informasi yang secara terus-menerus kepada anggota harus dilakukan.

Di sisi lain, Erwin tetap mengimbau gerakan koperasi untuk tetap menjaga likuiditas. Dalam hal ini dia juga menyarakan agar anggota turut serta diajak menjaga likuiditas, dalam artian melakukan penarikan dana yang sewajarnya. Untuk itu, pengelola koperasi diharuskan menjaga komunikasi dengan anggota dengan memberikan informasi atau laporan secara berkala untuk memberikan kepercayaan.

Demikian pula saat lemahnya perekonomian sekarang, koperasi juga diharapkan bisa memberikan kemudahan kepada anggotanya, seperti relaksasi atau restrukturisasi yang besaran dan teknisnya diberikan kewenangan pada pengelola.  *wid

BAGIKAN