Kondisi Kantor Damkar Memprihatinkan

Komisi I DPRD Tabanan merasa prihatin ketika melakukan kunjungan kerja ke kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tabanan, Selasa (3/3).

PRIHATIN - Komisi I DRPD Tabanan yang melakukam kunjungan ke kantor damkar Tabanan.mengaku prihatin dengan kondisi gedungnya.

Tabanan (bisnisbali.com) –Komisi I DPRD Tabanan merasa prihatin ketika melakukan kunjungan kerja ke kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tabanan, Selasa (3/3). Betapa tidak, gedung yang sudah tua dengan atap bocor, belum lagi tak ditunjang dengan sarana operasional yang memadai sangat tidak layak untuk sebuah kantor dengan penanganan kerja yang cukup vital.

Kunjungan Komisi I DRPD Tabanan di pinpin langsung oleh Ketua Komisi I Putu Eka Putra Nurahyadi, didampingi anggota dewan lainnya I Made Arsana Yasa alias Sadam, Ni Made Dewi Trinayanti dan Ni Luh Wayan Dewi Marheni. Rombongan diterima oleh Sekretaris Satpol PP Tabanan I Made Arimbawa dan Pelaksanaan Harian Kabid Pemadam Kebakaran I Wayan Suakta.

Pada kesempatan tersebut Eka Putra mengaku prihatin atas kondisi gedung. Sebab, melihat dari kondisinya sangat sudah tidak layak, padahal tugas mereka sangat berat. Imbuhnya, lokasi titik kantor memang sangat strategis karena dekat dengan kota, namun sarana dan gedung Damkar ini sudah tidak layak. Sebab, lantai sudah bolong serta atapnya bisa dibilang beratap langit, meskipun ada atap dari gedek namun hanya sekedar, bahkan karena kekurangan tempat tidur kadang petugas istirahat di armada.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya akan memperjuangkan agar bisa sarana utamanya kendaraan dan gedung menjadi skala prioritas mendapat dukungan. Katanya, Komisi I akan melaksanakan rapat lanjutan dengan TAPD atau berkordinasi dengan Pimpinan Dewan DPRD Tabanan,  khusus menyangkut masalah kantor Damkar, bahkan ini akan menjadi sekala prioritas.

“Meskipun demikian dengan kondisi sarana dan fasilitas belum maksimal, kami meminta petugas pemadam kebakaran tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Tabanan I Made Arimbawa didampingi Pelaksana Harian Kabid Pemadam Kebakaran I Wayan Suakta mengatakan pengajuan perbaikan gedung tiap tahun sudah diajukan. Hanya saja memang belum terealiasi. Menurut Arimbawa dengan kondisi gedung seperti itu, layaknya memang harus dibangun ulang. Di sisi lain untuk penambahan armada, pihaknya sudah mengajukan ke Pemda DKI untuk mendapatkan ibah armada, namun untuk memastikan harus ke Pemda DKI.

“Dari informasi yang kami dapat dari Pemda DKI ada 20 kendaraan yang akan dihibahkan ke daerah. Terkait itu kami berjuang untuk dapatkan itu,” tandasnya.

Tambahnya, saat ini untuk armada yang dimiliki Damkar ada 5 unit, namun dari jumlah tersebut 2 unit armada tidak bisa digunakan karena suku cadangnya dari luar negeri. Sebab itu, saat ini pihaknya hanya memanfaatkan 2 unit armada saja, sedangkan 1 unit armada lainnya  karena tidak turbo dan tidak power steering, difungsikan hanya untuk nyiram dan nyuplai air. *man

BAGIKAN