Konderatu Berikan Wadah UMKM Furniture Tembus Pasar Ekspor

Mangupura (Bisnisbali.com) – Indonesia merupakan source terbaik dan terbesar di dunia untuk bambu, kayu, rotan. Alhasi sangat disayangkan bila furniture Indonesia kalah dibandingkan negara-negara lain.

“Untuk mendukung hal tersebut, Konderatu Design Centre di Bali menggalang semua desain-desain dengan kualitas terbaik di Indonesia itu di kantor milik kita. Termasuk produk-produk UMKM agar ke depannya tembus pasar ekspor,” kata Herlinda Siahaan pada saat relaunching Konderatu Design Centre di Uluwatu, Rabu (9/6) kemarin.

Menurutnya setelah tutup selama pandemi Covid-19 kini usaha design, furniture, handicraft tersebut dibuka kembali. Showroom furniture dibikin lengkap dari semua desain yang terbaik yang ada. Usaha ini pun sudah berdiri sejak 1987 di Jakarta dan punya kantor, pabrik dan show room di Bali sejak 1997.

“Memang sangat sulit mengharapkan bisnis yang berjalan baik pada saat pandemic Covid 19. Tapi kami mencoba untuk bertahan dengan justru memperbesar show room kami sehingga bisa mendisplay product design yang terbaik yang bisa kami produksi,” katanya.

Ia pun menyebutkan pada awal 2022, pihaknya akan membangun lagi exhibiton gallery yang bisa memamerkan karya 24 UMKM terbaik untuk furniture dan handicraft yang ada di lndonesia. Harapannya buyer dari luar negeri bisa melihat karya-karya anak bangsa yang terbaik di Konderatu Design Centre Bali. Hal ini dimaksudkan untuk membantu peningkatan ekspor dari Indonesia ke luar negri.

“Bali adalah Window Display lndonesia, dan tempat yang nyaman untuk dikunjungi oleh para importir. Sekaligus membantu peningkatah hunian hotel di Bali,” ujarnya.

Diakui pihaknya antusias menggandeng UMKM sesuai hasil pertemuannya dengan Presiden Jokowi pada September 2019 di mana presiden menginginkan semua pengusaha furniture itu harus bisa membantu pemerintah untuk peningkatan ekspor sebesar-besarnya. Harapannya  mungkin bisa lebih dari Malaysia atau Vietnam.  UMKM yang saat ini sudha terlibat di antaranya berasal dari Klaten, Yogyakarta, Semarang, Jepara maupun Jakarta. Bahkan pabrik di Jakarta untuk furniture kulitnya menyamai kualitasnya Italia.

Herlinda Siahan berharap dengan adanya design centre yang menshow casing product yang berkualitas bagus baik design dan quality product, maka diharapkan Konderatu Design Centre ini bisnis bisa berjalan dengan cukup baik sekalipun keadaan pandemi Covid 19 belum berakhir.

Disinggung prospek bisnis ke depannya, ia menjelaskan  sebelum pandemi Covid-19 melanda, pihaknya sebenarnya sudah menjalin kerja sama dengan Tiongkok di Beijing. Bahkan sudah tanda tangan kerja sama hanya saja terkendala pandemi. Selain itu pihaknya pun memiliki pabrik di Inggris, Honolulu dan Paris. Setelah Covid-19 mereda akan buka lagi di Belanda, Honululu dan Beijing.

“Berbicara proseek tergantung mampu tidak kita memperoduksi seberapa banyak furnitere berkualitas baik karena Indonesia adalah source terbesar kayu, bambu, hingga rotan,” tegasnya.*dik

BAGIKAN