Klungkung Terima Penghargaan Pengelola APBD Terbaik

Pemberian penghargaan Indeks Kelola ini, kata Heri, merupakan kali kedua setelah pada 2018 KIC memberikan apresiasi yang sama kepada 66 kabupaten dan kota

PENGHARGAAN - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta usai menerima Penghargaan Indeks Kelola 2019.

Semarapura (bisnisbali.com) – Dengan menggunakan metode pengukuran Indeks Kelola, Katadata Insight Center (KIC) berhasil menjaring 64 kabupaten dan kota di Indonesia yang berprestasi dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Seluruh daerah tersebut berhak mendapat penghargaan Indeks Kelola 2019 dari KIC, yang penganugerahannya berlangsung di Jakarta Theatre XXI, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Kabupaten Klungkung merupakan salah satu daerah yang memperoleh penghargaan tersebut. “Daerah-daerah tersebut memang melakukan banyak inovasi dan layak mendapatkan apresiasi,” kata Heri Susanto,  Chief Content Officer Katadata.

Pemberian penghargaan Indeks Kelola ini, kata Heri, merupakan kali kedua setelah pada 2018 KIC memberikan apresiasi yang sama kepada 66 kabupaten dan kota. Tahun lalu beberapa dari daerah-daerah tersebut juga berhasil dan efektif dalam mengelola anggaran daerah sesuai dengan kebutuhan pembangunan serta berdampak signifikan untuk perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan kesejahteraan.

Kabupaten Klungkung untuk pertama kalinya mendapatkan anugerah ini yang terpilih sebagai kandidat daerah terbaik untuk kategori ketepatan alokasi ekonomi dalam Indeks Kelola (Kinerja dan Efektifitas Pengelolaan APBD ) dan Klungkung merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang meraihnya.

“Indeks Kelola merupakan sebuah metode untuk mengukur kinerja dan efektifitas pengelolaan APBD untuk pembangunan daerah,” imbuhnya.  Metode pengukuran Indeks Kelola ini merupakan hasil kerja sama KIC dengan panel ahli ekonomi independen. Tim ahli terdiri atas Kepala Pokja Pemantauan dan Evaluasi Tim Nasonal Percepatan Pemberantasan Kemiskinan (TNP2K) Dr. Elan Satriawan, M.Ec yang juga merupakan dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM serta sejumlah dosen di FEB UGM lainnya, yakni Dr. Rimawan Pradiptyo, M. Sc, dan Dr. Gumilang Aryo Sahadewo, M.A.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang menerima langsung anugerah tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada Katadata yang telah memberi anugerah ini. Menurutnya, sebelum memberikan penghargaan ini kepada daerah sudah pasti melalui proses yang panjang dan penilaian yang sangat obyektif.

“Kami Pemda Klungkung membangun ekonomi Klungkung sejak lima tahun yang lalu, dimana titik ungkit pembangunan tersebut kami mulai dari Kepulauan Nusa Penida yang merupakan kawasan pariwisata. Awalnya daerah ini kurang diketahui oleh wisatawan, namun kini sudah terkenal hingga ke mancanegara dan mampu menaikkan pendapatan daerah hingga 5,8 persen,” ujar Bupati Suwirta.

Dirinya berharap dengan pengalokasian yang tepat di bidang ekonomi akan mampu menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada di Kabupaten Klungkung terutama soal kemiskinan, kesehatan dan pendidikan, serta tentunya bisa mempertahankannya.  Indeks Kelola terbagi menjadi empat kategori, yaitu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan pembangunan ekonomi. Selain itu ada dua sub-kategori di bidang pendidikan dan kesehatan. Penilaian efektivitas pengelolaan anggaran daerah terdiri atas tiga komponen, yaitu administratif, kuantitatif dan kualitatif. Komponen administratif meliputi opini minimal Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas hasil audit APBD oleh BPK, sedangkan aspek kualitatif meliputi inovasi dan terobosan kebijakan.

Penilaian aspek kuantitatif dibagi menjadi dua komponen yaitu komponen ketepatan dan pencapaian pertumbuhan sektoral. Analisis data dimulai dengan pengelompokan 508 kabupaten dan kota di Indonesia ke dalam empat kelompok menurut besarnya APBD per kapita dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga akhirnya diperoleh 64 pemda dengan Indeks Kelola tertinggi.

Ke depan melalui Indeks Kelola ini diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin daerah yang berprestasi dari seluruh pelosok Nusantara dan maju bersaing ke pentas nasional. Diharapkan pula keberadaan Indeks Kelola ini akan mendorong pemda  untuk selalu berupaya mengoptimalkan alokasi anggarannya dan fokus pada pencapaian hasil pembangunan. • adv

BAGIKAN