Klungkung Sosialisasikan Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra mengadakan sosialisasi pembangunan Pelabuhan Sampalan bertempat di Kantor Camat Nusa Penida

SOSIALISASI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mensosialisasikan pembangunan Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Lembongan.

Semarapura (bisnisbali.com) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra mengadakan sosialisasi pembangunan Pelabuhan Sampalan bertempat di Kantor Camat Nusa Penida serta Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Lembongan, Senin (20/1).

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, yaitu rombongan BPTD Wilayah XII yang dipimpin Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Barat Zulmardi, ATD, MM, Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra, instansi terkait, pedagang, pemilik usaha dan masyarakat sekitar pelabuhan.

Kepala BPTD Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zulmardi, ATD, MM meminta permakluman kepada masyarakat, pedagang, dan pemilik usaha di sekitar pelabuhan apabila pembangunan pelabuhan ini dilakukan. “Mari dukung program inisiatif dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta,” ajak Zulmardi.

Zulmardi mengapresiasi kinerja Bupati Klungkung, karena selama pengalamannya bekerja di pemerintahan pusat belum pernah ada dua alokasi pendanaan infrastruktur pada satu tempat yang selesai dalam waktu satu tahun.

Dirinya menyatakan apabila tidak ada halangan maka pada Maret 2020 proses pembangunan di lokasi pelabuhan berada sudah dimulai. “Jangan sampai dana alokasi yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat menjadi sia-sia, dan mengharapkan masyarakat Nusa Penida mendukung agar pembangunan pelabuhan dapat berjalan lancar,” harap Zulmadi.

Suwirta meyakini dalam proses membuat perencanaan pembangunan pelabuhan di Nusa Penida, pemerintah pusat, provinsi dan pemkab telah memikirkan dampak baik dan buruk yang akan diterima masyarakat baik di sektor perekonomian maupun sektor lainnya, seperti pedagang, pemilik usaha, dan lain-lain. “Ketika akan melakukan pembangunan pelabuhan di Sampalan maupun di Bias Munjul, semua sudah diperhitungkan sejak awal terkait dampaknya,” kata Suwirta.

Ia meminta kepada masyarakat Nusa Penida untuk mendukung program pembangunan pelabuhan tersebut.  Ditambahkannya, bahwa dalam proses pengerjaan pelabuhan, hasil pengerukannya akan dimanfaatkan untuk pembuatan panggung seni di Ceningan. “Saya berharap sosialisasi ini merupakan sosialisasi yang terakhir dilakukan dalam rangka pengerjaan pelabuhan di Kecamatan Nusa Penida. *dar

BAGIKAN