Ilustrasi vaksin covid-19

VAKSIN Covid-19 tampaknya akan segera ditemukan dan digunakan di Indonesia. Kurang lebih sebanyak 6,6 juta dosis vaksin COVID-19 direncanakan didatangkan ke Indonesia November 2020. Vaksin Covid 19 tersebut terdiri dari tiga jenis vaksin, di antaranya Vaksin Casino, Vaksin Sinopharm, dan Vaksin Sinovac. Berikut ini penjelasan dan perbedaan dari ketiga vaksin tersebut:

1. Vaksin Casino
Vaksin Casino adalah vaksin yang diproduksi oleh CanSino Biologics Inc. Ini merupakan perusahaan biofarmasi spesialis vaksin di China, dan mengembangkan kandidat vaksin Corona bernama Ad5-nCoV bersama tim yang dipimpin pakar penyakit menular dari militer China, Chen Wei.
Adapun vaksin Ad5-nCoV merupakan vaksin hasil rekayasa genetika dengan adenovirus tipe lima replikasi sebagai vektor untuk mengekspresikan protein SARS-CoV-2. Dari hasil studi hewan praklinis, Ad5-nCoV menunjukkan hasil yang bisa menginduksi respons imun yang kuat pada hewan saat uji coba.

Sementara itu, uji klinis vaksin Cansino dilakukan di Arab Saudi yang melibatkan setidaknya 5.000 sukarelawan yang berada di negara tersebut. Dosisnya disiapkan 100,000 vaksin (single dose) pada bulan November 2020, dan sekitar 15-20 juta untuk tahun 2021. Namun, hingga saat ini belum mengungkapkan berapa kisaran harga vaksin per dosisnya.

2. Vaksin Sinopharm
Vaksin ini diklaim sebagai vaksin pertama di dunia yang menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang sangat bagus. Vaksin ini memanfaatkan virus corona yang sudah dilemahkan atau disebut dengan inactivated vaccine.

Dari keterangan yang diberikan Liu Jingzhen, ketua China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) mengatakan, kandidat vaksin ini telah melewati uji klinis fase I dan fase II pada 12 April 2020 lalu. Berdasarkan dua fase uji klinis yang dilakukan, vaksin ini tidak menunjukkan adanya dampak yang buruk pada manusia.

Menurut direktur Sinopharm Liu Jingzhen kepada surat kabar Guangming Daily, vaksin ini tidak akan dikenakan harga terlalu tinggi. Diperkirakan akan menghabiskan biaya beberapa ratus yuan untuk satu suntikan, dan untuk dua suntikan biayanya kurang dari 1.000 yuan.

Untuk perkiraan harga vaksin ini berkisar 2,1 juta rupiah per dua kali suntik. Sementara dosis yang disiapkan sekitar 15 juta dosis vaksin (dual dose) tahun ini, dan lima juta dosis di antaranya mulai datang pada November 2020.

3. Sinovac
Vaksin ini mulai melakukan uji klinis fase III di Indonesia pada 11 Agustus di Bandung, Jawa Barat. Pelaksanaan uji klinis fase III kandidat vaksin COVID-19 dari China terus dikebut oleh peneliti dari Universitas Padjadjaran dan Biofarma.
Vaksin ini dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac.

Pengembangannya menggunakan vaksin Corona dengan metode inaktivasi. Inaktivasi adalah metode pembuatan vaksin dengan menggunakan versi tidak aktif dari jenis virus atau bakteri penyebab penyakit tertentu. Harga vaksin sinovac antara US$10-US$20, jika dirupiahkan maka harganya diperkirakan berkisar 148 ribu hingga 296 ribu.

Dengan adanya vaksin yang akan di datangkan ke Indonesia ini diharapkan dapat mencegah penularan Covid -19. Sehingga tidak ada lagi penambahan pasien positif dari hari ke hari. Selama masa pandemi terapkanlah protokol kesehatan dan jagalah kesehatan Anda. Aplikasi kesehatan Halodoc akan menyediakan berbagai informasi tentang Pandemi Covid 19 dan juga informasi kesehatan lainnya. Bahkan Anda dapat melakukan rapid test dan swab test melalui aplikasi Halodoc ini. Konsultasi dokter juga tersedia untuk Anda sehingga Anda tidak perlu keluar Rumah. *rah

BAGIKAN