Kerugian Akibat Banjir Bandang Capai Ratusan Juta Rupiah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melakukan inventarisasi dampak bencana banjir di Desa Songan, Kecamatan Kintamani.

Bangli (bisnisbali.com) –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melakukan inventarisasi dampak bencana banjir di Desa Songan, Kecamatan Kintamani. Kerugian dari sektor pertanian dan perumahan ditaksir sekitar Rp145 juta. Kerusakan fasiltas umum yakni jalan masih dalam proses penghitungan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum.

Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Ketut Gede Wiredana mengatakan, setelah selesai evakuasi material terbawa banjir, langsung melakukan inventarisasi dampak bencana. Rumah warga yang terdampak bencana sebanyak 6 unit, kerusakannya tidak begitu parah. Luas lahan pertanian yang rusak sekitar 2,17 hektare. “Kerugian yang terdata baru meliputi lahan pertanian dan rumah penduduk yang terkena banjir bandang. Infrastruktur jalan masih dalam penghitungan melibatkan Dinas PU,” ungkap Gede Wiredana.

Gede Wiradana mengatakan, musibah banjir sering terjadi tiap tahunnya. Pemkab Bangli berencana merancang pembangunan  bendung di tiap-tiap desa. Merealisasikan program ini harus mendapat dukungan masyarakat, terutama untuk pembebasan lahan. “Kami akan pertegas dengan melakukan pertemuan dengan bendesa dan perbekel di Desa Songan,” ungkap Gede Wiredana.

Menurutnya, penanganan dengan membuat gorong-gorong dikhawatirkan mencemari danau dan menyebabkan pendangkalan. Jika dibuat bendung, hanya air yang mengalir ke danau. Material berupa pasir akan mengendap di areal  bendung. Pihaknya berharap rencana ini bisa terealisasi secepatnya sehingga pada saat hujan dengan intensitas yang besar, warga setempat tidak waswas lagi. *ita

BAGIKAN