Ke Depan, Pedagang Pelataran Pasar Kumbasari akan Lebih Ditata

Pascaterjadinya kasus postif Covid-19 yang melonjak di pasar tradisional khususnya Pasar Kumbasari Pelataran, manajemen telah melakukan penutupan sementara dan upaya sterilisasi.

Denpasar (bisnisbali.com)-Pascaterjadinya kasus postif Covid-19 yang melonjak di pasar tradisional khususnya Pasar Kumbasari Pelataran, manajemen telah melakukan penutupan sementara dan upaya sterilisasi. Jika nanti kondisi sudah kondusif dan pasar sudah bisa dibuka kembali, maka akan dilakukan pengaturan lebih lanjut.

“Kedepannya pasti akan ada pengaturan. Pedagang akan kami bagi dua, yang sebagaian direlokasi ke pelataran Pasar Badung,” ucap  Dirut Perumda Pasar Sewaka Dharma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata.

 Lebih lanjut Gus Kowi panggilan akrabnya, menegaskan, pada penataan nantinya pedagang tidak boleh membandel, dengan sanksi akan dilakukan pencoretan ijin berjualan. Gus Kowi menambahkan, pada saat awal pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Denpasar, jarak antarpedagang sudah diatur dengan sebagian di antaranya direlokasi ke pelataran Pasar Badung. Namun, pedagang berpindah sendiri untuk mencari tempat yang strategis dalam berjualan. “Kami sudah buatkan petak-petak di pelataran Pasar Badung, dengan garis-garis putih.  Namun pedagang ke sana-ke mari. Akhirnya kejadian kan banyak yang terpapar,” sesal dia.

Ditambahkan, kedepannya pasti akan lebih diatur dan ditertibkan kembali, sehingga pedagang lebih disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Saat ini, kata Gus Kowi, tes swab dan rapid kepada pedagang di Pasar Kumbasari Pelataran masih terus dilakukan. Jumat (12/6) ada sebanyak 33 orang pedagang dan staf pasar kembali dilakukan tes swab dan Sabtu (13/6) 186 pedagang mengikuti tes rapid.

Selain untuk memastikan kondisi kesehatan pedagang sekitar, pelaksanaan tes ini juga sebagai upaya menberikan rasa aman dan nyaman serta sehat bagi pengunjung dan pedagang Pasar Kumbasari. “Setelah berkoordinasi dengan Puskesmas II Denpasar Barat, kami langsung laksanakan tes untuk pedagang dalam radius 10 meter dari lokasi lapak pedagang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

Hingga Minggu (14/6) tercatat total pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Pasar Kumbasari sebanyak 22 orang. Jumlah tersebut diketahui secara bertahap. Setelah 1 orang pedagang ikan terkonfirmasi postif Covid-19, 35 pedagang di Pasar Kumbasari dilakukan tes swab dan hasilnya 18 orang positif keluar pada Rabu (10/6) serta tambahan 3 kasus positif hasilnya keluar pada Kamis (11/6). Hasil tes lainnya masih menunggu konfirmasi, termasuk hasil tes swab terhadap pedagang di Pasar Ikan Gunung Agung. *wid

BAGIKAN