Kasus Corona, Ekonomi Terimbas namun Kecil Pengaruhi Kemiskinan

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Agoes Ganesha Rahyuda menyampaikan dampak penyebaran penyakit Covid-19 atau virus corona ini ternyata melebihi prediksi banyak pengamat.

Denpasar (bisnisbali.com) –Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Agoes Ganesha Rahyuda menyampaikan dampak penyebaran penyakit Covid-19 atau virus corona ini ternyata melebihi prediksi banyak pengamat.

“Yang dulunya merasa bahwa penyebaran ini dapat dikendalikan, sekarang justru malah memburuk,” katanya di Renon, Senin (9/3).
Agoes Rahyuda menerangkan menyitir pendapat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pihak juga sependapat bahwa hal ini akan paling tidak menyamai krisis ekonomi global pada 2008 lalu. Akhirnya akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi Bali.
Itu selaras dengan mobilitas pariwisata terhambat, yang berdampak pada banyaknya pegawai yang ada di industri pariwisata yang dirumahkan.

“Hal ini berdampak pada industri-industri pendukung pariwisata tersebut,” ujarnya.
Selain itu terjadi panic buying. Masyarakat membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Barang tersebut menjadi langka, dan akhirnya terjadi peningkatan harga pada barang-barang tertentu.

“Tentu saja ini berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.Bagaimana dengan kemiskinan? Agoes Ganesha Rahyuda memperkirakan, dari kejadian ini akan berdampak pada tren kemiskinan namun tidak akan besar. Tidak besar, dengan catatan, pemerintah mampu melakukan hal-hal preventif untuk menekan situasi yang kemungkinan terjadi tersebut.

Ia menilai semua pihak harus berperan. Pemerintah harus berperan, bukan hanya mengandalkan insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah, namun juga harus membuat langkah-langkah strategis lain, misalnya meningkatkan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang distimulus oleh Pemprov Bali.

Ia pun berharap dunia usaha juga semestinya memperhatikan isu ini dan tidak melakukan langkah-langkah sepihak yang merugikan karyawan.
“Terakhir, masyarakat juga harus tenang. Berkaca pada kemampuan pemerintah menangani virus MERS dan SARS, kita harus percaya bahwa pemerintah pasti dapat menangani penyebaran virus korona dan mengatasi masyarakat yang sudah terindikasi mengidap penyakit Covid-19,” ucap Agoes Ganesha Rahyuda. *dik

BAGIKAN