Kapolres Gianyar Terima Pengaduan DPC PDI Perjuangan Gianyar

Tim hukum bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gianyar saat diterima Kapolres Gianyar.

 

Tim hukum bersama Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gianyar saat diterima Kapolres Gianyar.

Senin (29/6) kemarin Perwakilan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar hadir di Mapolres Gianyar untuk menyampaikan pengaduan pembakaran bendera PDI Perjuangan yang terjadi di Jakarta agar tidak terulang pada daerah Iain terutama di Kabupaten Gianyar. Rombongan perwakilan pengurus DPC PDI Perjuangan Gianyar dan anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar diterima Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana.

Jajaran Polres Gianyar mengatur kedatangan perwakilan DPC PDI Gianyar mengingat agar tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 baik sosial distancing dan physical distancing. Sebelum menyampaikan pengaduan Jajaran Polres Gianyar mengarahkan rombongan mencuci tangan, mengingatkan pakai masker, dan jaga jarak.
Sempat terjadi miss komunikasi saat awal kedatangan rombongan DPC PDI Perjuangan Gianyar. Setelah perwakilan DPC PDI Perjuangan Gianyar berdiskusi dengan jajaran Polres Gianyar, Kapolres Gianyar memberikan kesempatan kepada perwakilan DPC PDI Perjuangan Gianyar menyampaikan pengaduan di Lapangan Apel Endra Dharma Laksana Mapolres Gianyar.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Gianyar, Ketut Sudarsana ST, MSi., didampingi Wakil Ketua, Ni Made Ratnadi, SE., menyampaikan PDI Perjuangan sangat menyesalkan aksi provokasi di Jakarta yang dilakukan dengan membakar bendera partai. PDI Perjuangan ini partai militan yang mempunyai kekuatan grass-roots.
Di Bali PDIP memiliki 1.309.016 pemilih (55.07 persen), di Gianyar PDIP memiliki 193.923 pemilih. Kekuatan ini didedikasikan sepenuhnya bagi kepentingan bangsa dan negara. ” Meskipun ada pihak yang sengaja memancing di air keruh, termasuk aksi provokasi dengan membakar bendera partai, kami percaya rakyat tidak akan mudah terprovokasi,” ucap Sudarsana.
Ia menjelaskan seluruh kekuatan PDIP baik di pusat maupun daerah saat ini fokus pada upaya membantu rakyat di dalam melawan Pandemi Covid-19. Presiden, wapres dan seluruh jajaran kabinet didukung oleh seluruh kader PDI Perjuangan. Ini antara Iain terdiri dari 128 anggota DPR RI, 18 Ketua DPRD, 416 anggota DPRD Provinsi, 3232 anggota DPRD Kabuapten/kota dan 237 kepala daerah dan wakil kepala daerah serta 1.43 juta pengurus partai yang menyatu dengan rakyat. Semuanya solid ikut memerangi Covid-19 dengan seluruh dampaknya secara sosial dan ekonomi. ” Itulah skala prioritas kita bersama,” paparnya.
Ketut Sudarsana menegaskan terkait aksi provokasi pembakaran bendera partai di Jakarta, Ketua Umum PDI Perjuangan lbu Megawati Soekarno Putri telah memberikan perintah tegas untuk merapatkan barisan dan menempuh jalur hukum, memperkuat persatuan dengan rakyat. ” Kapolres Gianyar diminta meneruskan pengaduan DPC PDI Perjuangan Gianyar ke Polda Bali dan dilanjutkan ke Polri agar masalah aksi provokasi pembakaran bendera partai PDI Perjuangan di Jakarta bisa segera diselesaikan melalui jalur hukum,” tegasnya. *Kup

BAGIKAN