Kapendam IX/Udayana Ajak Insan Media Perkuat Kemitraan  

Kemitraan yang dibangun antara insan media dan Pendam selama ini sudah terbangun dengan baik dan harmonis.

Denpasar (bisnisbali.com) –Kemitraan yang dibangun antara insan media dan Pendam selama ini sudah terbangun dengan baik dan harmonis. Situasi dan komunikasi yang terjalin di lapangan cukup bersahabat dan interaksi ini perlu dipelihara terus, bahkan bila perlu ditingkatkan lagi agar sinergitas tetap terjaga positif.

Demikian disampaikan Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., ketika melakukan simakrama dengan insan media di Ruang Wartawan Pendam IX/Udayana, Kamis (21/11).

Dikatakan, kemitraan dan sinergi yang dibangun tidak lepas dari tekad bersama untuk senantiasa terpeliharanya kondisi keamanan wilayah yang kondusif. Seiring meningkatnya kebutuhan informasi untuk membangun sosial dan kualitas masyarakat, insan media dan insan penerangan Pendam dituntut lebih profesional. “Apalagi dihadapkan dengan hiruk-pikuknya media yang ada sekarang sehingga bagaimana kita menginformasikan atau memberitakan sesuatu, tetap tujuannya adalah terciptanya kondusivitas atau kedamaian,” ujar Kapendam Jonny Harianto.

Menurut Kapendam, apa yang dilakukan pihaknya perlu disampaikan kepada masyarakat, asalkan betul-betul positif dan membangun motivasi masyarakat. “Apakah berita itu bisa memberikan motivasi positif atau negatif? Ya tergantung pemberitaan itu, di sinilah kita diharapkan menjadi insan-insan penerangan, punya motivasi yang baik untuk terbangunnya bangsa dan masyarakat ini ke depan, bukan malah mundur,” harapnya.

Sementara itu Aster Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf Jemz A. Ratu Edo menyampaikan kegiatan simakrama yang diadakan oleh Kapendam dengan insan media ini merupakan bagian dari pembinaan komunikasi sosial yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat (AD) khususnya.

“Angkatan Darat hadir dalam berbagai bentuk kegiatan pembinaan teritorial baik itu pembinaan wilayah, pembinaan bakti TNI dan pembinaan komunikasi sosial,” ungkap Aster Jemz A. Ratu Edo.

Kegiatan teritorial sudah menjadi tugas pokok TNI AD dan menjadi fungsi utama, tidak lagi bersifat tambahan. Ini adalah bagian dari kesiapan untuk mewujudkan tujuan nasional dalam rangka mensejahterakan masyarakat Indonesia.

Ditambahkannya, selama ini TNI AD sangat peduli atau konsen dengan keberadaan insan pers karena bisa membawa misi TNI AD. “Menurut saya, kegiatan simakrama ini sangat baik dan bermanfaat. Peran pers dan penerangan sangat penting sehingga tujuan dan program yang dimiliki TNI AD sesuai tugas pokoknya bisa tersampaikan dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat baik di pemerintah daerah, pemerintah pusat hingga pemerintah terbawah. TNI ada untuk rakyat, bersama rakyat, tanpa rakyat kita tidak bisa berbuat apa-apa,” tutupnya. *dar

BAGIKAN