Jenis Perhiasan Cincin dan Kalung masih Digemari

HARGA emas yang masih berfluaktif dan belum stabil hingga saat ini diakui mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat.

HARGA emas yang masih berfluaktif dan belum stabil hingga saat ini diakui mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. Meski demikian upaya marketing untuk menggaet minat beli masyarakat tetap dilakukan seperti dengan mengeluarkan produk terbaru dan memberikan diskon khusus bagi pelanggan. Pola penjualan seperti ini juga dilakukan oleh Gold Mart Art selaku salah satu penyedia perhiasan emas dan berlian berkualitas yang mengutamakan art atau nilai seni dalam setiap produknya.

“Kita akui untuk penjualan secara keseluruhan memang mengalami penurunan, namun karena kita bicara kualitas penurunan tidak terlalu signifikan, kalau diperkirakan penurunan hanya satu digit saja. Dan untuk mensiasati turunnya minat beli akibat harga emas yang belum stabil dan cenderung tinggi ini kita terus berinofasi dengan meluncurkan produk produk baru yang sangat cantik dan memiliki nilai seni yang tinggi, selain itu kita juga manjakan konsumen dengan berbagai discount untuk produk produk khusus kita,” terang GM Goldmart Indonesia, Sjarkowi Hanafi.

Ditambahkannya untuk saat ini minat masyarakat masih pada perhiasan dengan jenis cincin dan kalung, setelah itu baru disusul dengan perhiasan jenis giwang dan anting. Mahalnya harga emas saat ini juga membuat masyarakat lebih selektif dalam mebelanjakan uang mereka khususnya untuk membeli perhiasan. “Untuk favorite masih di seputaran cincin dan kalung dengan pertimbangan lebih stabil mulai dari ukuran berat perhiasannya serta bisa digunakan sebagai fashion sehari hari, kalau giwang juga diminati namun tidak sebanyak cincin dan kalung mungkin pertimbangannya karena ukuran gram untuk giwang lebih kecil. Produk yang dijual golmart ini dilengkapi dengan sertifikat dimana nilai penjualan kembali tentunya akan lebih dipertimbangkan apalagi perhiasan goldmart dikenal dengan kilauan berliannya yang memang merupakan prodk berkualitas,” terangnya.

Jelang akhir tahun pelanggan juga bisa menikmati promo murah yang di berikan goldmart, tak tanggung tanggung diskon yang di beri tajuk “Tebus Cuma 250,000” ini ternyata bisa menjadi daya tarik bagi konsumen dan pelanggannya. Terbukti dari promo dikeluarkan jumlah pembelian serta kunjungan meningkat hingga 30 % padaha promo baru hitungan hari, manager Goldmart  area Bali IGA Komang Widariani meyakini dengan marketing yang di luncurkannya aka nada peningkatan jumlah pembelian di saat jelang akhir tahun, pihaknya yakin untuk mereka yang paham arti seni dan kecantikan pastinya akan terap membeli perhiasan selain untuk fashion juga untuk investasi.

“Di Bali sendiri penjualan perhiasan emas berlian kita tergolongsangat stabil, meski kehawatiran naiknya harga emas terus terjadi. Namun untuk mereka yang paham dengan perhiasan tidak akan ragu berinvestasi dengan memiliki emas kami, untuk penjualan di Bali masyarakat masih memiih cincin sebagai perhiasan favorite yang kemudian disusul kalung dan giwang,” terangnya. *ita

BAGIKAN