Jelang Nyepi dan Kasus Corona Bangli akan Gelar Ini

Terkait Tawur Kesanga jelang hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1942 yang serentak dilaksanakan di Bali, termasuk Bangli pada khususnya akan melaksanakan upacara peneduh.

Bangli (bisnisbali.com) –Terkait Tawur Kesanga jelang hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1942 yang serentak dilaksanakan di Bali, termasuk Bangli pada khususnya akan melaksanakan upacara peneduh. Upacara ini di gelar terkait dengan merebaknya wabah virus corona yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat terutamanya di Bangli.

“Melihat berbagai kepanikan yang terasa di kalangan masyarakat, maka sebagai langkah secara niskala dalam waktu dekat akan dilaksanakan peneduh merana. Upacara ini akan dilakukan bersamaan dengan tawur kasanga,” kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bangli, I Nyoman Sukra.

Menurutnya, mewabahnya virus corona ini cukup membuat masyarakat menjadi cemas dan takut serta tidak sedikit dari mereka yang panik dengan kondisi ini. Ia pun menyebutkan upacara ini sendiri bertujuan agar wabah corona tidak merebak dan sampai mengganggu, khususnya masyarakat Bangli. Nantinya upacara peneduh ini dapat dilakukan di masing-masing banjar.

“Untuk sarana upakara atau banten masih kami bicarakan lebih lanjut, sambil kita minta petunjuk dari sulinggih. Namun dalam waktu dekat kita akan mengundang prebekel dan desa adat terkait pelaksanaan upacara ini,” ungkap Nyoman Sukra.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun dirinya tidak menampik pada sasih keenem dan kesanga banyak serangan hama, sehingga perlu dilakukan rangkaian nangluk merana. Sejauh ini, pihaknya mengatakan belum mengeluarkan edaran apa pun terkait wabah corona ini karena masih berkoordinsi dengan para sulinggih. *ita

BAGIKAN