Januari, Pasar Pupuan Mulai Ditempati Pedagang

Mulai dikerjakan 28 September 2020, proyek revitalisasi Pasar Pupuan senilai Rp 3 miliar itu kini telah rampung.

PASAR PUPUAN - Kapasitas Pasar Pupuan meningkat setelah direvitalisasi.

Tabanan (bisnisbali.com) – Mulai dikerjakan 28 September 2020, proyek revitalisasi Pasar Pupuan senilai Rp 3 miliar itu kini telah rampung. Namun, pasar tersebut baru bisa ditempati pedagang pada Januari tahun depan.

“Hari ini (kemarin-red) sudah dilakukan serah terima pekerjaan atau provisional hand over (PHO) dari pemenang tender ke dinas, pascarampungnya pengerjaan revitalisasi Pasar Pupuan,” tutur Kepala Disperindag Kabupaten Tabanan, I Gusti Nyoman Arya Wardana, Senin (21/12) kemarin.

Menurutnya, meski sudah dilakukan serah terima dari pemenang tender, pedagang Pasar Pupuan yang sebelumnya direlokasi karena pengerjaan proyek revitalisasi pasar baru bisa kembali menempati tempat yang baru pada Januari 2021 nanti. Sebab, pascarampungnya proyek akan dilanjutkan dengan upacara melaspas, dan mencari hari baik bagi pedagang untuk bisa kembali mengawali berjualan di pasar.

Di sisi lain, jelas Arya Wardana, revitalisasi Pasar Pupuan ini akan menambah kapasitas pedagang dari sebelumnya yang hanya mampu menampung 67 pedagang, kini setelah revitalisasi jumlahnya bertambah dengan mampu menampung hingga 106 pedagang. Terdiri dari 30 pedagang kios dan 76 pedagang los. Tambahan daya tampung tersebut akan diisi oleh pedagang musiman yang selama ini berjualan di trotoar di depan Pasar Pupuan.

“Pedagang yang sebelumnya berjualan di depan pasar kami tarik ke dalam seiring dengan adanya penambahan daya tampung setelah dilakukan revitalisasi. Dengan begitu nantinya tidak ada lagi pedagang yang berjualan di atas trotoar di sekitar Pasar Pupuan,” ujarnya.

Harapannya, revitalisasi pasar ini akan berdampak pada meningkatnya pendapatan daerah yang bersumber dari retribusi, terlebih lagi ada penambahan jumlah pedagang yang bisa tertampung setelah pasar tersebut direvitalisasi. Sebab sebelumnya pedagang musiman yang berjualan di depan pasar dengan memanfaatkan trotoar ini tidak terpungut biaya sewa tanah, mereka hanya dikenakan retribusi harian saja.

Dengan direvitalisasinya Pasar Pupuan, maka pasar tradisional di Kabupaten Tabanan yang telah mengalami revitalisasi sudah mencapai 7 pasar. Di antaranya, revitalisasi yang bersumber dari dana TP ada 3 pasar yakni Pasar Kediri, Pasar Baturiti, dan Pasar Pupuan. Lanjut revitalisasi pasar yang bersumber dari dana DAK tercatat ada 4 pasar yakni Pasar Penebel, Pasar Marga, Pasar Pupuan dan Pasar Kediri.*man

BAGIKAN