Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Bawaslu

Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh panitia pengawas pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah.

Bangli (bisnisbali.com) –Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangli memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh panitia pengawas pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah.

Kepala Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Purna, S.H. mengatakan, pihaknya sangat peduli kepada para panitia pengawas di seluruh Bangli, dan memastikan semua panitia mendapatkan perlindungan berupa jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja dari BPJamsostek.

“Kami memastikan perlindungan bagi panitia pengawas Pilkada 2020 melalui perlindungan program BPJamsostek,” katanya.

Menurut dia, para panitia merupakan pejuang demokrasi yang perlu dilindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan karena sangat rentan terhadap berbagai risiko yang sangat mungkin terjadi ketika di lapangan sehingga para petugas bisa bekerja dengan aman dan nyaman.

Merujuk pada PP 82 tahun 2019, jika terjadi kecelakaan kerja yang berakibat meninggal dunia, santunan yang diterima ahli waris 48 kali upah, ditambah beasiswa pendidikan untuk dua orang anak Rp 174 juta. Namun jika meninggal dunia tanpa ada hubungan kerja, santunan yang diterima ahli waris yang awalnya Rp 24 juta, kini meningkat hingga Rp 42 juta.

Diakui perlindungan ini dengan menggandeng BPJamsostek Cabang Bali Gianyar dengan Bawaslu Kabupaten Bangli sebagai wujud dari implementasi Undang Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Undang Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial serta untuk melindungi Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah Tahun 2020 di Kabupaten Bangli.

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Bali Gianyar, Imam Santoso menjelaskan, sebagai badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan yang mendapat mandatori dari undang-undang, tentu pihaknya siap mendukung dan membantu dalam hal perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja yang mendapat amanah untuk membantu kelancaran pilkada di lapangan, seperti Panwascam, PPL dan PTPS.

“Kami siap melindungi seluruh pekerja baik sektor formal dan sektor informal termasuk para petugas pilkada di seluruh penjuru Bangli. Manfaat kami naikkan tanpa kenaikan iuran,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut Imam Santoso didampingi Kepala Bidang Kepsertaan, I Gde Wayan Suntawinaya K,  menyerahkan kartu kepesertaan kepada salah satu panitia pengawas pemilihan umum kecamatan, AA. Bagus Susila Antara, disaksikan langsung oleh kepala Bawaslu Kabupaten Bangli. *dik

BAGIKAN