Tabanan (Bisnis Bali) – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tabanan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), I Komang Gede Sanjaya-I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira), kini kembali mendapatkan tambahan dukungan dari pasemetonan Pasek se-Kabupaten Tabanan.

Dukungan tersebut muncul pada saat pengukuhan 150 orang Jagabaya Pasek se Kabupaten Tabanan yang dilakukan secara perwakilan di kediaman calon bupati (Cabup) Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, Sabtu (2811).

Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Tabanan, I Wayan Tontra mengungkapkan, sebagai organaisasi MGPSSR ini memang tidak berpolitik. Namun sebagai pasemetonan atau secara pribadi-pribadi siap memberi dukungan kepada Cabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang juga merupakan salah satu semeton Pasek.

“Dalam kondisi Pilkada sebagai pasemetonan, secara pribadi ke Pasekan siap dan mengajak seluruh pasemotonan agar serentak mendukung dalam peraihan suara untuk Cabup Komang Sanjaya, sehingga Paslon 1 ini menang secara terhormat,” tegasnya.
Sekretaris MGPSSR Bali, Jro Pasek Pandu Lagosa, menambahkab terbentuknya Jagabaya se-Kabupaten Tabanan ini langkah pertama adalah menggerakan seluruh semeton Pasek untuk jadi satu kesatuan mendukung paket Jaya-Wira. Ia mengajak dengan jumlah pesemetonan Pasek di Kabupaten Tabanan yang cukup besar agar mendukung paket Jaya-Wira pada 9 Desember 2020 nanti.

Pandu Lagosa pun berharap, paslon Jaya-Wira nantinya benar-benar merealisasikan program-program yang telah dijanjikan. Sehingga, bisa membantu atau meringankan beban masyarakat nantinya.
Atas dukungan tersebut, Sanjaya menyampaikan terima kasihnya. Pihakya, bertekad dipemerintahan Jaya-Wira terkait urusan panca yadnya baik itu ngenteg linggih, atiwa-tiwa, pitra yadnya, resi nyadnya, hingga manusia yadnya. Jaya-Wira akan membantu dengan menganggarkan melalui bagian Kesra sehingga peson atau iuran masyarakat di Kabupaten Tabanan untuk kegiatan tersebut menjadi ringan.

Pihaknya, berkomitmen. Siapa saja yang memiliki awig-awig atau pararem di desa adat dalam rangka ngewangun pitra yadnya, atiwa-tiwa dan lainnya, maka ajukan permohonan setahun sebelumnya agar bisa dianggarkan untuk dibantu. Pada pemerintahan Jaya-Wira akan siap membantu sampai Rp 200 juta, sehingga yadnya misalnya ngaben masal hanya akan membenai masyarakat Rp 300 ribu untuk jejaton saja.

“Sehingga bisa meringankan beban masyarakat Tabanan dalam rangka upakara/ upacara. Ini merupakan komitmen Jaya-Wira,” tegasnya.
Tambahnya, dengan komitmen tersebut sekaligus sebagai upaya untuk mempercepat proses kesejahtraan masyarakat Kabupaten Tabanan, dimana adat, agama dan budaya jangan ditinggalkan, namun di pemerintah Jaya-Wira ini akan berkomitmen meringankan beban kehidupan masyarakat nantinya. *man

BAGIKAN