Jadi Zona Hijau, Ubud Bebas Gepeng

Pemerintah Kabupaten Gianyar akan menjadikan Ubud sebagai zona hijau sehingga bisa dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman).

Gianyar (bisnisbali.com)-Pemerintah Kabupaten Gianyar akan menjadikan Ubud sebagai zona hijau sehingga bisa dikunjungi wisatawan mancanegara (wisman). Kasat Pol PP Kabupaten Gianyar, I Made Watha, Rabu (24/3) mengatakan sebagai kawasan pariwisata Ubud dipastikan bebas dari gelandangan dan pengemis (gepeng).

Untuk mewujudkan upaya bebas gepeng, Satpol PP Gianyar berhasil menjaring 24 orang gepeng asal Munti Gunung, Karangasem. Mereka kedapatan sedang meminta-minta di kawasan Ubud, Selasa (23/3). Gepeng yang terjaring sebagian besar anak-anak kecil dan berjenis kelamin perempuan. Mereka dikumpulkan langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Gianyar untuk didata dan dibina.

Watha menilai para gepeng ini mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat. “ Gepeng ini ditertibkan karena  melanggar Perda No. 15 tahun 2015 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,” jelasnya.

Usai didata dan dibina, gepeng yang terjaring selanjutnya dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar untuk selanjutnya dikirim ke daerah asal Munti Gunung, Kubu, Karangasem.

Watha menambahkan gepeng dijaring dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran Covid-19. Apalagi para gepeng tersebut tidak menggunakan masker, tidak cuci tangan, tidak jaga jarak dan berkerumuan. ” Untuk itu gepeng ditertibkan karena tidak menerapkan prokes ,” ucapnya.  *kup

BAGIKAN