Insentif Nakes di Tabanan Cair 40 Persen

Sebanyak 40 persen dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tabanan yang menangani Covid-19 sudah cair pada Oktober 2020.

Tabanan (bisnisbali.com) –Sebanyak 40 persen dana insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Tabanan yang menangani Covid-19 sudah cair pada Oktober 2020. Rencananya, jika dana ini cair sebesar 60 persen, pemerintah pusat akan memberikan termin kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Senin (19/10) kemarin, mengungkapkan, pemerintah pusat telah memberikan dana insentif mencapai Rp 5,160 miliar di tahap awal. Alokasi tersebut diberikan kepada untuk nakes yang khusus menangani Covid-19 baik di puskesmas, Dinas Kesehatan maupun rumah sakit. “Pembayarannya dimulai dari Maret atau merupakan masa mulai pandemi Covid-19 dan sudah cair untuk April dan Mei,” tuturnya.

Saat ini dana insentif nakes ini yang sudah cair ini adalah Rp 2 miliar lebih atau setara 40 persen untuk dialokasikan mencapai 600 nakes yang menangani Covid-19 di Kabupaten Tabanan. Anggaran untuk insentif nakes ini akan mendapatkan tambahan atau termin kedua dari pemerintah pusat jika serapannya untuk dana awal yaitu Rp 5,160 miliar sudah terserap 60 persen.

Kata Suratmika, penerima dana insentif dari pemerintah pusat hanya untuk nakes saja. Di luar nakes memang ada juga yang terlibat dalam penanganan Covid-19, bercermin dari itu pemerintah Kabupaten Tabanan  sudah menyiapkan anggaran untuk tenaga yang menangani Covid-19 namun tidak mendapatkan insentif dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. “Khusus untuk tenaga yang terlibat dalam penanganan Covid-19, namun tidak dapat insentif dari pemerintah pusat maupun provinsi, Pemerintah Kabupaten Tabanan sudah menyiapkan anggaran,” tandasnya.

Sementara itu, setelah pencairan 40 persen insentif nakes, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan sedang dalam proses mencairkan dana insentif ini untuk tiga bulan berikutnya yakni, Juni, Juli dan Agustus. Harapannya, Oktober ini dana insentif ini sudah bisa cair.

Menurutnya, dana Rp 5,160 miliar ini tidak bisa dipastikan akan bisa berapa bulan meng-cover dana insentif  untuk nakes. Sebab, itu tergantung dari jumlah kasus Covid-19 yang ditangani karena kasusnya mengalami fluktuasi setiap bulan. Namun prediksinya, dari besaran penghitungan sebelumnya, dana tersebut setidaknya bisa meng-cover sampai tujuh bulan.*man

BAGIKAN