Apel Paripurna Pemkab Badung, Wabup Suiasa Ingatkan Tantangan Tugas makin Berat dan Kompleks

PELAKSANAAN apel paripurna yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di Kabupaten Badung ini merupakan salah satu media komunikasi internal yang sangat efektif dalam rangka membangun semangat kebersamaan

PELAKSANAAN apel paripurna yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di Kabupaten Badung ini merupakan salah satu media komunikasi internal yang sangat efektif dalam rangka membangun semangat kebersamaan untuk makin meningkatkan kualitas dan performa kinerja, di samping juga merupakan media konsolidasi internal sekaligus evaluasi guna peningkatan kualitas kinerja dalam rangka menyongsong tantangan tugas pada tahun 2020, yang dinamikanya makin berat dan kompleks.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa selaku pembina apel pada Apel Paripurna bertempat di Lapangan Puspem Badung, Jumat (17/1).  Apel diikuti seluruh pimpinan OPD dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Untuk itu Wabup Suiasa mengajak para aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih bekerja keras dalam menghadapi tantangan tersebut. Karena tahun ini Indonesia sudah menapaki era industri 4.0 , yang ditandai dengan digitalisasi dan otomasi. Perubahan yang sangat besar ini menjadi tidak terhindarkan ketika dunia harus bertransformasi mengikuti perubahan zaman. Untuk hal tersebut, Wabup Suiasa mengajak seluruh pegawai untuk  bersiap-siap dalam menghadapi dan merespons perubahan ini, dengan cara menjadi pekerja yang kompetitif dan produktif. “Revolusi industri 4.0 ini merupakan babak baru dunia khususnya manusia untuk selangkah lebih maju menatap peradaban dunia, untuk itu mari bersama-sama berperan dalam perkembangan industri 4.0 ini,” ungkapnya.

Wabup Suiasa juga mengatakan, apel ini juga mempunyai makna dan esensi yang sangat mendalam bagi segenap aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung dalam upaya membangun jiwa korsa, semangat kebersamaan serta memantapkan spirit kebanggaaan dan kehormatan  selaku aparatur sipil negara yang merupakan abdi masyarakat dan abdi negara. “Dalam jiwa korsa terkandung inisiatif, tanggung jawab, loyalitas dan dedikasi untuk hal yang mulia, dengan tetap mengedepankan semangat kebersamaan, dalam rangka meningkatkan harkat dan martabat bangsa serta kesejahteran seluruh masyarakat,” tegasnya. *sar

BAGIKAN