Juice Daun Pepaya, Atasi Demam Berdarah

MEMASUKI musim penghujan seperti sekarang ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akan mulai merebak bahkan kerap berakibat fatal hingga kematian bila tidak segera ditangani.

Daun pepaya yang berkhasiat atasi DBD

MEMASUKI musim penghujan seperti sekarang ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) akan mulai merebak bahkan kerap berakibat fatal hingga kematian bila tidak segera ditangani. Padahal obat alami  yaitu daun pepaya yang sangat mudah didapat, menjadi obat mujarab penyakit akibat gigitan nyamuk tersebut.

Herbalis, I Nyoman Sridana, S.Kes.H. M.Si., mengatakan penggunaam daun pepaya sebagai obat DBD sudah melalui proses pengamatan dan pengalaman. “Mantan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. AA Mattjik berbagi pengetahuan tentang pemanfaatan daun pepaya. Hal tersebut dibuktikan dalam pengamatannya dari pengalaman seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit DBD padahal sebelumnya mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan menghabiskan 15 liter tranfusi darah,” tutur pemilik Herbal Tari Pramana tersebut.

Lebih lanjut diterapkan ayah dari anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang juice daun pepaya mentah. Setelah minum juice tersebut, trombosit temannya yang semula 45 dengan 25 liter tranfusi darah naik dengan cepat menjadi 135. Hal ini membuat dokter dan perawat terkejut. Bahkan keesokan harinya, teman ayahnya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi.

Pengalaman lain tentang juice daun pepaya mentah ini didapat dari seseorang pasien DBD yang sangat kritis. Paru-parunya telah mulai kemasukan air karena angka trombositnya yang sangat rendah, sampai-sampai dia kesulitan

bernafas. Untungnya, ibu mertua dari pasien tersebut mendengar tentang obat alternatif yaitu juice daun pepaya mentah. Setelah diberikan kepada pasien, keesokan hari, trombositnya mulai naik dan demamnya mulai hilang. Juice itu terus diberikan dan 3 hari berikutnya pasiendinyatakan sembuh. Bagian yang sering dimanfaatkan pada tanaman pepaya (Carica papaya L) adalah daun pepaya (Carica papaya L) karena mengandung zat atau bahan aktif yang bersifat sebagai antibakteri, pencegahan kanker, menambah nafsu makan dan mengobati beberapa penyakit yang

disebabkan oleh bakteri. Penelitian tentang khasiat daun pepaya terhadap DBD, disebutkan bahwa penggunaan ekstrak daun pepaya mampu membantu penyembuhan DBD.

“Daun pepaya segar (setelah getah dan tangkai dibuang) digiling atau dihaluskan kemudian diperas dan disaring. Kira-kira, untuk satu daun menghasilkan satu sendok makan ekstrak. Dua sendok makan ekstrak ini diberikan kepada pasien DBD, tiga kali dalam sehari dengan selang waktu 6 jam. Daun pepaya tidak boleh dipanaskan ataupun dimasak terlebih dahulu,” terangnya Rabu (15/1).

Dalam uji coba, ekstrak yang telah disiapkan, diberikan kepada 5 pasien DBD dengan berbagai jenis umur, yang sebelumnya sudah diuji darahnnya. Dari hasil uji selama 24 jam, dilaporkan bahwa ektrak dari daun pepaya sangat efektif menaikkan trombosit darah kelima

pasien. Pertambahan jumlah trombosit mulia dari 8.000 hingga 11.000.

Daun dan bunga pepaya (Carica papaya L) mengandung senyawa bioaktif alkaloid berupa carpaine, pseudocarpaine dan dehydrocarpaine. Alkaloid tersebut dipercaya bermanfaat sebagai

obat antidengue, anticancer, antimicrobial, antiparasitic, anti-inflammatory, antioxidant,  antidiabetic activities.

“Secara empiris (turun temurun) di dalam pengobatan Usadha di Bali, masyarakat juga telah menggunakan bahan tersebut di atas. Dalam Herbal Usadha yang diproduksi oleh UD Herbal Taru Pramana sudah tersedia olahan berupa teh Celup dan Jamu yang dikeringkan, sudah dalam sajian kemasan dengan nama “Papain Tea”, tinggal diambil 1 sendok teh, dimasukkan ke dalam glas teh lalu diseduh dengan air hangat, diaduk dan langsung dapat disajikan. *pur

BAGIKAN