Suku Bunga Kredit Perbankan Idealnya 2-3 Persen

Suku bunga kredit perbankan idealnya 2-3 persen. Makin rendah bunga pinjaman akan makin bagus menggerakkan perekonomian.

Pelaku UMKM di sektor kerajinan.

Denpasar (bisnisbali.com) –Suku bunga kredit perbankan idealnya 2-3 persen. Makin rendah bunga pinjaman akan makin bagus menggerakkan perekonomian. Untuk itu kalangan perbankan sebaiknya segera menyesuaikan suku bunga kredit setelah Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) menurunkan beberapa kali suku bunga acuan atau BI 7 day repo rate yang kini di kisaran 5 persen.

Pemerhati perbankan Prof. Dr. Gede Sri Darma, DBA. di Renon, Senin (13/1) kemarin menyampaikan, ekonomi bisa bergerak karena bunga kredit rendah dan selisih antara bunga simpanan dan kredit tidak tinggi.

“Bermasalah bila bunga simpanan tergolong tinggi maka bank akan menaikkan bunga simpanan. Inilah yang membuat BI selalu berusaha menurunkan bunga acuan agar rendah,” katanya.

Ia menilai, persoalannya jika bunga kredit menurun, bunga deposito akan ikut kecil. Ini berimbas tidak ada yang mau menyimpan dananya dalam bentuk deposito. Belum lagi kendalanya bank masih berlomba-lomba meraih laba setingi-tingginya sehingga berusaha tidak menurunkan bunga kredit. Tidak heran laba bank BUKU IV tergolong tinggi. “Fee base income bank BUKU IV tergolong tinggi,” ujarnya.

Harapannya, kini bunga acuan BI bisa kembali turun sehingga bunga kredit akan turun kembali.

Seperti diketahui BI pertama kali menurunkan suku bunga acuan pada Juli 2019, dari 6 persen menjadi 5,75 persen. Lalu pada Agustus 2019, BI kembali menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin menjadi 5,5 persen. BI kembali menurunkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 5,25 persen pada September 2019. Terakhir, BI menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5 persen pada Oktober 2019.

Pemerhati perbankan lainnya Kusumayani, M.M. menyampaikan, bank-bank seharusnya sudah merespons cepat penurunan BI 7 DRR. Transmisi kebijakan BI bisa diterapkan dengan baik dan efektif oleh perbankan pada 2020.

“Efektifnya penurunan suku bunga 7 DRR terhadap penurunan suku bunga kredit umumnya memang terlihat saat 6 bulan, sehingga saat ini memang terlihat kecil,” ujarnya.

Turunnya suku bunga acuan BI diharapkan segera ditanggapi perbankan yang ditrasformasikan ke suku bunga simpanan terlebih dahulu, kemudian dengan penyesuaian suku bunga kredit. Terkait ideal suku bunga kredit yang berlaku, pihaknya menjelaskan secara teori suku bunga kredit 5 persen di atas suku bunga simpanan. Perhitungan 5 persen untuk menutupi biaya margin, overhead (biaya operasional) hingga risiko.

Dicontohkan, jika suku bunga simpanan rata rata 6 persen, suku kredit biasanya 11 persen. Saat ini suku bunga deposito rata-rata berada di kisaran 6,38 persen. Pihaknya pun berharap dari turunnya suku bunga kredit ini maka sektor riil harus siap menerima penyaluran kredit. Kredit dan sektor riil tumbuh maka diharapkan kondisi perekonomian bisa tumbuh pula.

Terkait harapan pemerintah suku bunga perbankan bisa single digit, ia menerangkan, tentu ada harapan menuju ke suku bunga rendah, tetapi single digit tergantung inflasi ke depannya. Inflasi rendah, suku bunga simpanan 3 persen maka bisa suku bunga kredit 9 persen. *dik

BAGIKAN