Bumbu Dapur terus Melonjak

Harga bumbu dapur di antaranya cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih terus melonjak beberapa hari terakhir.

73
Penjualan bumbu dapur di Pasar Badung.

Denpasar (bisnisbali.com) –Harga bumbu dapur di antaranya cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih terus melonjak beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi di beberapa pasar di Kota Denpasar.

Salah satunya di Pasar Malam Cokroaminoto yang saat dilakukan pantauan harga pada Minggu (12/1) malam harga bawang merah telah mencapai Rp40.000 per kilogram. Demikian juga bawang putih dengan harga Rp40.000 per kilogram, serta cabai rawit kembali melonjak menjadi Rp60.000 per kilogram.

Menurut salah seorang pedagang, Bu Ayu, kenaikan harga bawang merah, bawang putih dan cabai rawit juga terjadi di Pasar Badung. Ni Wayan Wandri salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Badung menuturkan, kenaikan harga barang sudah terjadi sejak beberapa minggu terakhir, bahkan terus meningkat sejak berakhirnya liburan tahun baru.

Sebelumnya, harga bawang merah dikatakannya mencapai Rp30.000 per kilogram dan berlangsung lama (stagnan) di Rp20.000 per kilogram. Sementara bawang putih sebelumnya hanya berkisar Rp23.000 hingga Rp25.000 per kilogram. “Kalau untuk cabai memang setiap hari harganya berubah-ubah,” ungkapnya.

Diakuinya, kenaikan harga produk bumbu dapur dikarenakan pasokan yang minim masuk pasar saat ini. Dari segi permintaan dikatakannya tidak begitu ramai. “Kemungkinan karena cuaca atau lagi tidak ada musim panen,” ujarnya.

Kenaikan harga bumbu dapur juga tampak pada data pasar yang dirilis Disperindag Kota Denpasar. Dalam data tersebut tertera, kenaikan harga bawang merah, bawang putih dan cabai rawit terjadi di semua pasar yang menjadi sasaran pendataannya, yaitu Pasar Pula Kerti, Pasar Kreneng, Pasar Badung dan Pasar Agung. Tidak hanya bawang merah, bawang putih dan cabai rawit, cabai merah besar pun tampak mengalami kenaikan menjadi Rp50.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 hingga Rp45.000 per kilogram. *wid

BAGIKAN