2020, Pendapatan PD Pasar Kota Denpasar Ditarget Rp47,7 Miliar, Didukung BOP dan Parkir Elektronik  

Selain pemberlakuan parkir elektronik, kenaikan biaya operasional pedagang (BOP) juga memberi pengaruh untuk meningkatkan rencana pendapatan dari pengelolaan pasar di bawah naungan PD Pasar Kota Denpasar.

Denpasar (bisnisbali.com) –Selain pemberlakuan parkir elektronik, kenaikan biaya operasional pedagang (BOP) juga memberi pengaruh untuk meningkatkan rencana pendapatan dari pengelolaan pasar di bawah naungan PD Pasar Kota Denpasar. Untuk itu, tahun 2020 ditargetkan total penpadatan PD Pasar Kota Denpasar mencapai Rp47,7 miliar.

Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar Ida Bagus Kompyang Wiranata didampingi Kabag Keuangan I Gusti Ngurah Suadnyana, saat ditemui di Denpasar belum lama ini mengatakan, ada dua faktor yang mempengaruhi kenaikan rencana pendapatan PD Pasar Kota Denpasar tahun 2020. Di antaranya pemberlakuan sistem parkir elektronik dan kenaikan BOP yang mulai diberlakukan per 1 Januari 2020.

Dijelaskannya, pemberlakukan parkir elektronik di 4 pasar terbukti telah mampu meningkatkan pendapatan PD Pasar pada tahun 2019. Untuk itu, pihaknya merencanakan pemberlakuan parkir elektronik di 6 pasar. “Namun kami masih merancang, karena ada beberapa pasar seperti Pasar Anyar Sari yang menjadi tempat lalu lalang masyarakat di sekitar wilayah di sana, sehingga masih perlu dibicarakan,” ungkapnya.

Pendapatan dari parkir untuk tahun 2020 ditargetkan mencapai Rp9,55 miliar. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan pencapaian tahun 2019 sebesar Rp6,88 miliar. Selain efektif dengan pemberlakuan parkir elektronik, kenaikan pendapatan dari parkir juga dikarenakan adanya kenaikan kunjungan terutama ke Pasar Badung yang disebabkan oleh meningkatnya kunjungan masyarakat ke Tukad Badung untuk berekreasi.

Sementara itu, dari pendapatan BOP, tahun 2020 dirancang perolehan pendapatan PD Pasar mencapai Rp14,9 miliar. Rancangan pendapatan tersebut setelah adanya pemberlakuan kenaikan BOP dari Rp6.500 menjadi Rp7.000 per hari. Sementara realisasi pendapatan pada tahun 2019 yaitu Rp11,6 miliar.

Dikatakannya, total realisasi pendapatan pada tahun 2019 mencapai Rp40,8 miliar, sementara target pendapatan yaitu Rp39,08 miliar. *wid

BAGIKAN