Diskop UKM Gianyar Lakukan Pendampingan Koperasi tak Aktif  

Data per Desember 2019 dari 1.239 total koperasi di Kabupaten Gianyar, 286 koperasi di antaranya termasuk dalam kategori koperasi tidak aktif atau sakit.

RAT - Koperasi di Gianyar yang sedang melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).

Gianyar (bisnisbali.com) Data per Desember 2019 dari 1.239 total koperasi di Kabupaten Gianyar, 286 koperasi di antaranya termasuk dalam kategori koperasi tidak aktif atau sakit. Diskop UKM Gianyar terus optimal melakukan pendampingan kepada koperasi yang selama ini terdata tidak aktif.

Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Gianyar, Dewa Putu Mahayasa, Rabu (8/1) mengatakan, kategori koperasi tidak aktif adalah sudah tiga kali berturut-turut tidak melaksanakan RAT. Koperasi sakit tersebut umumnya tidak beraktivitas. “Jika tidak beraktivitas, koperasi tersebut akan diusulkan untuk dibubarkan,” katanya.

Ia menjelaskan, Diskop UKM akan melakukan pendampingan kepada koperasi yang tidak aktif. Kegiatan pendampingan ini akan diikuti proses pendidikan bagi pengurus dan karyawan koperasi.

Diskop UKM tetap mengimbau koperasi di Gianyar yang dinilai tidak aktif untuk tetap beroperasi. Koperasi sakit ini bisa kembali beroperasi tentu melalui proses dan upaya pendekatan dan pendampingan.

Lebih lanjut Dewa Mahayasa mengatakan, Diskop dan UKM akan tetap melakukan langkah pendekatan dan pembinaan kepada koperasi tidak aktif. “Jika langkah pendekatan tidak membuahkan hasil, baru koperasi sakit diusulkan untuk dibubarkan,” katanya.

Pada 2018, sekitar 10 koperasi sudah diusulkan untuk dibubarkan. Diskop UKM Gianyar mengusulkan sepuluh koperasi ini dibubarkan ke Kementerian Koperasi dan UKM.

Dewa Putu Mahayasa menambahkan, data per Desember 2019 dari 1.239 jumlah koperasi di Gianyar sekitar 85,49 persen sudah melakukan rapat anggota tahunan (RAT). “Diskop UKM Gianyar pada 2019 menargetkan 90 persen koperasi melakukan RAT untuk tahun buku 2018,” katanya. *kup

BAGIKAN