Denpasar (Bisnis Bali) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Statistik menjadi salah satu satuan kerja Pemerintah Provinsi Bali yang disegarkan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Kini, posisi kepala dinas (Kadis) dijabat Gede Pramana, yang sebelumnya menjabat Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Mengawal visi Nangun Sat Mesti Loka Bali, Pramana mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan interaksi bersama media baik cetak, elektronik maupun media daring.

“Terkait dengan humas, kita tidak bisa lepas dari media. Jadi memang kita harus bekerjasama dengan media, karena media merupakan corong program-program pemerintah,” terangnya usai pertemuan bersama jajaran pimpinan di Kelompok Media BaliPost, Rabu (8/1) di Warung 63, Jl. Veteran, Denpasar. Kata dia, Pemprov Bali melalui Diskominfo akan meningkatkan kerjasama dengan media dan teknologi tentang informasi demi terwujudnya Bali era baru.

“Melalui kerjasama itu, kami harap program pemerintah itu bisa tersampai kepada masyarakat,” ungkapnya. Ia menjelaskan, kerjasama yang dimaksud adalah dalam upaya meningkatkan pemberitaan yang lebih bermutu, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima masyarakat secara utuh. Terkait penilaianny terhadap media di Bali selama ini, Pramana mengatakan bahwa sudah cukup baik. Hanya saja, ia kembali mengingat agar wartawan tetap berimbang.

Selain meningkatkan interaksi bersama media, program lainnya adalah mengantisipasi informasi hoaks. Kepada masyarakat, ia berharap agar lebih cerdas menilai sebuah informasi, sebelum akan disebarluaskan ke media sosial. Kata dia, upaya tersebut dengan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat dalam setiap kesempatan. “Kami akan siapkan satu web untuk mendeteksi, dalam web itu akan informasikan berita-berita yang tergolong hoaxs,” pungkasnya. *kmb

BAGIKAN