Fokus Utama Pembangunan Bali Gairahkan Ekonomi Kerakyatan

Arah pembangunan Bali di bidang ekonomi pada 2020 ini akan makin dimantapkan.

Denpasar (bisnisbali.com) –Arah pembangunan Bali di bidang ekonomi pada 2020 ini akan makin dimantapkan. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pengembangan ekonomi kerakyatan yang diharapkan dapat meningkatkan pemerataan ekonomi masyarakat.

Gubernur Koster mengatakan, arah pembangunan tersebut akan terus dimantapkan sesuai dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Sekarang sudah dipetakan dengan baik, arah pembangunan ekonomi kita. Jadi 2020, kita bisa realisasikan dan jalankan dengan baik,” ucapnya.

Fokus pembangunan bidang ekonomi kerakyatan, dikatakan Koster, karena selama ini ekonomi kerakyatan terbukti mempunyai dampak besar dalam menggerakkan ekonomi di tingkat bawah. “Bali ini sangat bagus ekonomi kerakyatannya, UMKM-nya, industri sandang dan pangannya. Ini yang akan kita dorong terus dengan ditunjang pembangunan infrastruktur yang bagus, plus konektivitas yang memadai. Dengan demikian, kita harusnya bisa lebih mandiri secara ekonomi,” jelasnya.

Gubernur kelahiran Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng ini mengatakan, selanjutnya apabila yang menjadi syarat dan penunjang pertumbuhan ekonomi kerayakyatan itu direalisasikan secara serius, pihaknya optimis kesenjangan ekonomi masyarakat akan mampu dipersempit. “Jika kita garap dengan serius dan komitmen, saya yakin kesenjangan di Bali akan terus menipis,” tukasnya.

Bali mempunyai faktor modal cukup besar, yakni terkait nama Bali sebagai sebuah brand. Yang bila dikemas dengan baik akan sangat potensial untuk ‘menjual’  produk-produk lokal Pulau Dewata.

“Kita perlu identitas sendiri untuk produk-produk kita. Kita harus kedepankan hal itu agar ekonomi lebih bergerak lagi,” ucapnya.

Karenanya, Pemprov Bali tengah mengupayakan semua produk UMKM agar di- branding Bali. Dengan harapan dapat meningkatkan nilai jual produk dan daya saing. *pur

BAGIKAN