Dorong Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Pengembangan pariwisata bukan hanya kualitas destinasi dan layanan yang disajkan, tetapi juga membidik wisatawan mancanegara yang berkualitas agar memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

19

Denpasar (bisnisbali.com)Pengembangan pariwisata bukan hanya kualitas destinasi dan layanan yang disajkan, tetapi juga membidik wisatawan mancanegara yang berkualitas agar memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Tokoh muda pariwisata, Ida Bagus Gede Sidharta Putra di Sanur mengatakan menjelang 2020, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat untuk menghadapi persaingan yang kian ketat dan menyikapi secara cermat dampak ekonomi global yang ikut berimbas pula ke wilayah ini.

Kendati demikian, ia optimistis destinasi pariwisata Bali tetap menjadi pilihan wisatawan dari sejumlah negara yang selama ini memasok kunjungan, begitu pula ketertarikan dari pasar wisatawan baru yang digarap secara serius seperti Cina, India, dan Timur Tengah

Gede Sidharta Putra menilai pariwisata berkualitas berkaitan erat dengan ssustainability di bidang sosial, budaya, lingkungan dan ekonomi. Ini yang ia lakukan sesuai konsep pariwisata budaya yang berlandaskan Trihita Karana.

Ini pula mengantarkan  Gede Sidharta pada pengujung tahun ini meraih dua penghargaan bidang kepariwisataan dari Suksma Bali dan Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) Foundation yang memberikan dorongan lebih besar untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Ia yang disapa Gusde pada akhir 2019 ini juga telah merampungkan serangkaian promosi pariwisata untuk menggarap pasar wisatawan dari China di antaranya misi penjualan paket wedding dan promosi festival di Beijing, Hangzhou dan Shanghai.

“Saya bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dan berterima kasih kepada tim, komunitas, dan seluruh relasi yang selama ini memberikan dukungan dan berkerja sama dengan baik untuk sejumlah kegiatan serta penghargaan tersebut,” katanya.

Gusde, selain mengelola lini bisnis Santrian Group dan sebagai GM Griya Santrian Beach Resort & Spa, saat ini juga menjadi Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar, serta Ketua PATA Bali & Nusa Tenggara Chapter.

Menurut Gusde penghargaan bukan tujuan dari aktivitas dan pengabdian untuk membesarkan kepariwisataan di daerah ini yang telah dilakukan sekitar lebih dari 20 tahun. Ia selalu berupaya dengan baik untuk mengelola seluruh potensi dalam lingkup usaha, lembaga, atau organisasi yang dipimpin dengan pola kepemimpinan yang merangkul semua pihak.

“Kalaupun ada keberhasilan dan penghargaan, semoga kebanggaan ini bisa dirasakan pula oleh semua pihak terkait dan mendorong kami untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

Sesuai informasi tertulis yang diterima dari ITTA, Gusde mendapatkan Top Hospitality Leader Awards 2019/2020 yang diserahkan di Jakarta, 17 Desember 2019. Seperti disampaikan President ITTA Foundation Panca Sarungu sesuai arahan Menteri Pariwisata agar industri pariwisata mampu mewujudkan “quality tourism” dan bukan hanya mengejar angka kunjungan wisatawan.

Sedangkan Suksma Bali Award 2019 kategori bidang pariwisata yang diterima Gusde pada 18 Desember 2019, seperti disampaikan Ketua Suksma Bali I Gusti Agung Ngurah Darma Suyasa, merupakan penghargaan kepada figur masyarakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Pulau Dewata.

Suksma Bali dirancang sebagai wujud syukur terhadap elemen kehidupan sesuai filosofi Trihita Karana yakni “parahyangan”, “palemahan”, dan “pawongan” yang didukung Pemprov Bali. Gerakan Suksma Bali juga merupakan dukungan bagai terwujudnya pariwisata berkualitas.*dik

BAGIKAN