Fasilitasi Ruang Kreativitas Disabilitas Ketua K3S Ny. IA Selly Mantra ’’Soft Launching’’  Rumah Bisabilitas.

Penyandang disabilitas di Kota Denpasar kini memiliki tempat ramah dan nyaman untuk berkreativitas

K3S - Ketua K3S Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra bersama Ny. Kerti Rai Iswara, melakukan soft launching Rumah Bisabilitas Denpasar yang disaksikan Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, serta Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, Jumat, kemarin.

Denpasar (bisnisbali.com) – Penyandang disabilitas di Kota Denpasar kini memiliki tempat ramah dan nyaman untuk berkreativitas. Rumah Bisabilitas secara resmi dilaksanakan soft launching oleh Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, didampingi Ketua Dharmawanita Persatuan Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara, Jumat (20/12). Soft launching juga disaksikan  Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, serta Sekda Kota Denpasar,  A.AN Rai Iswara.

Rumah Bisabilitas berada satu lokasi Gedung dengan Rumah Pintar di Jalan Kamboja Denpasar yang menyediakan fasilitas perpustakaan mini, kuliner, barbershop, hingga life musik. Ny. Selly Mantra, mengatakan bahwa Rumah Bisabilitas dibangun untuk memfasilitasi kreativitas disabilitas. Disabilitas jangan dipandang sebelah mata, meski dalam keterbatasan namun para disabilitas mampu berkreativitas seperti layaknya orang normal. Ruang kreativitas dibutuhkan disabilitas untuk menunjukkan bakat, talenta, dan keterampilan serta sebagai tempat bersosialisasi bersama dalam satu Rumah Bisabilitas.

Dalam Rumah Bisabilitas para disabilitas dapat melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan dengan fasilitas diantaranya pelatihan melukis, desainer, bermain musik, hingga pelatihan bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas tuli. Ny. Selly Mantra, menjelaskan, K3S bersama Pemkot Denpasar memiliki kewajiban dalam merangkul disabilitas untuk kreativitas dalam sebuah wadah atau tempat yang layak, nyaman dan ramah bagi mereka (disabilitas) dalam mencurahkan kreativitasnya.

Disabilitas tuna netra mereka mampu bernyanyi dan bermain musik, ada juga yang menggeluti kreativitas kuliner dan merangkai bunga. Hal ini juga telah kami rangkul serta dapat dijumpai di Rumah Bisabilitas. Di samping itu para penyandang disabilitas tuli dapat dijumpai masyarakat di Rumah Bisabilitas yang memiliki usaha kuliner. “Rumah Bisabilitas dari, untuk, dan oleh mereka dalam  meningkatkan keterampilan, hingga ajang pertemuan bagi masyarakat umum, serta masyarakat umum bisa hadir di Rumah Bisabilitas yang nantinya dapat menikmati kuliner hingga mengikuti berbagai pelatihan. Program kedepan kami telah merancang kegiatan dan program bersama disabilitas meliputi pelatihan-pelatihan meningkatkan kreativitas mereka,” ujar Ny. Selly Mantra

Kadis Sosial Denpasar, Made Mertajaya, mengatakan, Rumah Bisabilitas secara resmi telah di-soft launching, Ketua K3S Denpasar yang memfasilitasi kreativitas disabilitas dari tuna netra, tuna daksa dan disabilitas tuli. Berbagai kuliner dapat dinikmati masyarakat dalam Rumah Bisabilitas serta sambil bersantai dapat menikmati layanan barbershop dari disabilitas tuli.

Sementara, Ita salah satu disabilitas yang menggeluti hobi desainer mengatakan diberikan fasilitas Rumah Bisabilitas ini dapat membantu kami untuk berkreativitas. “Teman-teman memiliki berbagai potensi dari disabilitas tuli melakukan aktivitas kuliner dan barbershop serta  teman disabilitas tuna netra melakukan life musik menghibur para pengunjung yang datang di Rumah Bisabilitas,” ujarnya sembari mengatakan juga dilaksanakan berbagai pelatihan seperti bahasa isyarat, serta saya juga memberikan pelatihan menggambar dan desain pakaian. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang sangat peduli kepada para penyandang disabilitas di Kota Denpasar,” kata Ita. * wid

BAGIKAN