Perluas Bisnis Ritel, Dukung Pemerintah Menuju ’’Cashless Society’’

Cashless society, merupakan konsep yang telah lama didengungkan pemerintah Indonesia.

20

Mangupura (bisnisbali.com) – Cashless society, merupakan konsep yang telah lama didengungkan pemerintah Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut, beberapa produk dihadirkan baik berupa aplikasi yang bisa diakses di smartphone maupun berbentuk uang elektronik atau ada juga berupa kartu yang bisa dimanfaatkan di sejumlah gerai, jalan tol, stasiun KRL, MRT dan di bandara.

Untuk mendukung Indonesia menuju Cashless society ini, PT Jingga Langit Media, menginisiasi kerja sama antara perusahaan ritel Circle K dan BNI dengan memperkenalkan kartu co-Branding TapCash Circle K, di Kuta, Jumat (13/12).
Menurut Direktur Merchandising dan Supply Chain PT Circle K Indonesia Utama, Dicky Hernawan, peluncuran produk ini bertujuan untuk memperluas bisnis ritel dan transaksi non tunai di kalangan konsumen.

“Dari tujuh cabang utama di Indonesia, produk ini sudah tersebar sekitar 6000. Kami bekerja sama dengan BNI karena memiliki customer base yang cukup besar,” jelas Dicky Hernawan didampingi Dirut Jingga, Martha D Silalahi.
Kerja sama ini, tambah Dicky bukan semata hanya sebagai salah satu channel payment gateway, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat brand Circle K ke customer loyal BNI melalui program yang dilakukan BNI di outlet Circle K. “Hal ini akan menciptakan mutual simbiosis bagi kedua belah pihak,” tambahnya.
Produk yang bisa digunakan sebagai e-Toll, tiket di stasiun-stasiun KRL Commuter Line, MRT serta TransJakarta, telah hadir sejak pertengahan November lalu. “Kendala kami saat ini, masih di jaringan networking yang tidak stabil,” tambah Dicky seraya menyebutkan angka 5 persen sebagai target transaksi yang menggunakan produk ini pada 2020 mendatang.
Sementara itu, Martha D Silalahi memgaku siap mendukung program pemerintah menuju cashless society ini. “Kami tak hanya menggandeng perusahaan ritel, namun juga perusahaan lainnya yang bergerak dalan industri food & industry, fashion, dan juga komunitas,” ujar Martha. *rah

BAGIKAN