Perbarindo Bali Gelar Pelatihan Survailen Sertifikasi Kompetensi Kerja Komisaris dan Direksi BPR

DPD Perbarindo Bali melaksanakan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja bagi komisaris dan direksi BPR seluruh Bali bertempat di Hotel Golden Tulip, Kamis (12/12).

PELATIHAN - Peserta pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja bagi komisaris dan direksi BPR seluruh Bali saat mengikuti pembukaan pelatihan di Hotel Golden Tulip, Kamis (12/12).

Denpasar (bisnisbali.com) – DPD Perbarindo Bali melaksanakan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja bagi komisaris dan direksi BPR seluruh Bali bertempat di Hotel Golden Tulip, Kamis (12/12).

Pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja kali ini dihadiri perwakilan dari OJK, perwakilan dari Yayasan DPD Perbarindo Bali dan pengurus DPD Perbarindo Bali.

Ketua DPD Perbarindo Bali, Ketut Wiratjana di sela-sela pembukaan acara mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 26 peserta. Pelaksanaan kegiatan pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi kerja bagi direksi BPR mengacu pada POJK No. 20 tentang Kelembagaan dan POJK No. 44 tentang Sertifikasi. Peserta pelatihan ini terdiri dari para komisaris dan direksi yang akan dilatih oleh para fasilitator yang sudah terakreditasi sehingga mempunyai persamaan persepsi terkait pengelolaan BPR.

Wiratjana menegaskan, Perbarindo Bali terus mendorong peningkatan kualitas SDM BPR se-Bali sesuai amanah POJK. “Hal ini salah satu contoh hari ini pengurus BPR baik komisaris dan direksi wajib mengikuti sertifikasi kompetensi,” katanya.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Made Suarja, S.H., M.H., mengatakan, kegiatan sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan sumber daya manusia insan BPR sehingga ke depan industri BPR bisa terus berkembang dan dipercaya oleh masyarakat. Melalui pelatihan ini diharapkan para direksi akan memiliki kompetensi serta integritas. “Mereka nantinya mampu mengelola BPR dengan baik, sehingga BPR terus tumbuh kuat dan sekaligus dipercaya masyarakat,” katanya.

Suarja menegaskan, direksi dan komisaris tidak hanya semata-mata mengejar kelulusan guna mengantongi sertifikat kompetensi. Dengan melalui proses sertifikasi kompetensi, komisaris dan direksi mampu mengantarkan BPR untuk tumbuh dan berkembang.

Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan I OJK Regional 8 Bali dan Nusra, Armen mengatakan, pelatihan ini sangat penting bagi insan BPR yang menjadi direksi maupun komisaris. OJK mengapresiasi apa yang dilaksanakan DPD Perbarindo Bali yang telah melaksanakan pelatihan dan survailen. Diharapkan ke depan para pengurus BPR bisa menambah wawasan dan meningkatkan kinerjanya, sehingga ke depan tetap berkembang dan dipercaya oleh masyarakat. “Direksi dan komisaris diharapkan bisa mengantarkan BPR menjadi lembaga keuangan yang sehat dengan rasio keuangan yang baik,” jelasnya.

Pelatihan survailen dan sertifikasi kompetensi komisaris dan Direksi BPR  berlangsung dari tanggal 12-24 Desember, ditandai dengan penyematan tanda peserta dan akan diisi dengan pemaparan materi di antaranya manajemen kepemimpinan, merancang produk jasa layanan, penerapan undang-undang yang berlaku, merencanakan kebutuhan likuiditas dan manajemen kepegawaian. Pelatihan ini menghadirkan fasilitator dari Yayasan DPD Perbarindo Bali. *adv

BAGIKAN