Pemkab Gianyar Buat Terobosan Program Penanganan Cagar Budaya

Pemkab Gianyar sudah membuat terobosan program penanganan cagar budaya

CAGAR BUDAYA--Bupati Gianyar menetapkan empat situs sebagai cagar budaya, di Wantilan Pura Pegulingan, Manukaya, Tampaksiring.

Gianyar (bisnisbali.com) – Pemkab Gianyar sudah membuat terobosan program penanganan cagar budaya. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Dr. I Ketut Mudana, S.H., MBA., belum lama ini mengatakan, ini dalam bentuk verifikasi dan validasi data cagar budaya Kabupaten Gianyar.

Mudana, memaparkan, validasi data ini terekam melalui sistem registrasi cagar budaya nasional. “Kami akan me-launching aplikasi digital di mana di sana akan terangkum secara lengkap data-data cagar budaya yang ada di Kabupaten Gianyar,” jelasnya.
Program lainnya, penggalian dan penemuan objek diduga cagar budaya dan upaya-upaya penanganannya. Sementara, untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap cagar budaya, akan dilakukan lomba literasi cagar budaya, sosialisasi cagar budaya, olimpiade cagar budaya, pemilihan duta remaja cagar budaya, pekan apresiasi budaya. ” Ini untuk meningkatkan minat baca, akan diupayakan mobil keliling pustaka cagar budaya,” ucap Mudana.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, mengatakan, Gianyar memiliki banyak situs peninggalan purbakala. Untuk perawatan dan pengelolaannya harus dilakukan oleh profesional, tidak bisa diserahkan begitu saja kepada masyarakat.
Oleh karena itu, demi kelestariannya, Pemkab Gianyar secara bertahap mengusulkan untuk memperoleh rekomendasi dari Kementerian Kebudayaan untuk bisa ditetapkan sebagai cagar budaya.

“Keberhasilan kita memperoleh rekomendasi penetapan cagar budaya dari Kementerian Kebudayaan bukan sekadar rekomendasi di atas kertas, ke depan ini akan banyak manfaat yang kita peroleh,” kata Bupati Mahayastra.
Ia mencontohkan cagar budaya dengan pengelolaan yang baik dapat bersinergi dengan bidang pariwisata. Ini untuk mendatangkan kemajuan ekonomi bagi masyarakat sekitar.*kup

BAGIKAN